Berita Samarinda Terkini

Upaya Pencegahan Hepatitis Akut, Samarinda Gencar Lakukan Pembersihan Pasar Tradisional

Munculnya kasus penyakit hepatitis akut di sejumlah daerah di Indonesia yang berpotensi menyebabkan kematian berusaha dicegah penyebarannya di Samarin

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF
Walikota Samarinda, Andi Harun meninjau kegiatan pembersihan pasar tradisional di Pasar Merdeka Samarinda. Walikota mengemukakan langkah tersebut termasuk upaya pencegahan kasus hepatitis akut di Samarinda. TRIBUNKALTIM.CO/HANIVAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Munculnya kasus penyakit hepatitis akut di sejumlah daerah di Indonesia yang berpotensi menyebabkan kematian berusaha dicegah penyebarannya di Samarinda.

Pemerintah Kota Samarinda sedang menyusun upaya antisipasi terhadap keberadaan penyakit yang telah mengakibatkan 3 orang meninggal dunia tersebut.

Walikota Samarinda, Andi Harun menyampaikan beberapa upaya pencegahan dini yang dilakukan adalah pembersihan ruang-ruang publik, meliputi pasar dan fasilitas umum.

Selain untuk menyiapkan ruang publik tersebut usai lebaran Idul Fitri, lingkungan yang bersih juga dinilai mampu mencegah perkembangan penyakit.

"Kita sedang mengupayakan kesiagaan untuk menghadapi itu, karena potensi (hepatitis akut) untuk masuk di Samarinda tentu ada seperti kejadian sebelumnya misalnya flu burung dan Covid-19," kata Andi Harun, Minggu (8/4/2022).

Baca juga: Soal Hepatitis Misterius, Dinkes Berau Minta Warga Jangan Ragu untuk Konsultasi ke Faskes

"Saya sudah meminta Dinas Kesehatan untuk melakukan upaya pemetaan dan tindakan preventif agar kita lebih siap menghadapi jika ada potensi keterjangkitan di Samarinda, kemudian salah satunya dengan kita membersihkan ruang-ruang publik," tuturnya.

Hingga saat ini sudah ada dua pasar tradisional yang dilakukan pembersihan oleh Pemkot Samarinda usai lebaran Idul Fitri.

Sementara itu belum diketahui pasti penyebab dari penyakit hepatitis akut yang misterius ini.

Di Jakarta, 3 orang pasien anak yang diindikasikan menderita hepatitis akut dilaporkan meninggal dunia, sedangkan di Amerika Serikat telah menemukan 100 kasus penyakit baru ini.

Maka itu Andi Harun mengajak seluruh warganya untuk disiplin dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan masing-masing, sebagai upaya pencegahan.

Baca juga: Balikpapan Sudah Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Kasus Hepatitis Akut

"Kita perlu dukungan masyarakat untuk tertib membuang sampah, dan secara swadaya melakukan kebersihan lingkungan, dan itu sudah kita instruksikan kepada seluruh camat, lurah hingga RT setidaknya dua kali dalam sebulan melakukan gotong royong," ucap Andi Harun. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved