Virus Corona

Benarkah Hepatitis Akut Dampak Long Covid-19? Simak Fakta dari Hasil Tes PCR Lengkap Hipotesa Ahli

Masih misterius, benarkah hepatitis akut dampak long Covid-19? simak fakta hasil tes PCR lengkap hipotesa ahli.

Newsdelivers
Misterius! Benarkah Hepatitis Akut Dampak Long Covid-19? Ini Fakta Hasil Tes PCR dan Hipotesa Ahli 

TRIBUNKALTIM.CO - Masih misterius, benarkah hepatitis akut dampak long Covid-19? simak fakta hasil tes PCR lengkap hipotesa ahli.

Hepatitis akut yang menyerang anak-anak masih misterius di Tanah Air.

Tak heran jika banyak muncul spekulasi terkait penyebab munculnya hepatitis akut pada anak tersebut.

Penyebab dari kemunculan dugaan 18 anak di Indonesia yang terinfeksi hepatitis akut masih misterius.

Peneliti dan pakar kesehatan masih melakukan riset untuk mencari tahu apa penyebabnya.

Lalu beberapa hipotesa sebenarnya telah bermunculan.

Baca juga: Kemenkes Yakin Hepatitis Akut Berat Tidak Bakal jadi Pandemi Bak Covid-19

Baca juga: Antisipasi Hepatitis Akut, Dinas Kesehatan Balikpapan Siapkan 20 Dokter Spesialis Anak

Baca juga: Penyebab Hepatitis Akut Diduga dari Adenovirus hingga Covid-19, Ahli dari Inggris Buka Suara

Dikutip dari Tribunnews.com, ada pendapat yang menyebutkan hepatitis akut berkaitan dengan pandemi covid-19. Benarkah?

Dampak Long Covid-19? Ini Hipotesa Ahli Epidemiologi

Pakar Epidemiologi Griffith University Dicky Budiman menyebutkan hipotesa jika fenomena ini merupakan bagian dari pandemi.

"Sebagai bentuk Long Covid-19. Atau yang bahkan tidak musti menunggu bertahun-tahun. Bahkan satu atau dua tahun setelah pandemi ini kita sudah bisa melihat," ungkapnya pada Tribunnews, Jumat (13/4/2022).

Hipotesa ini muncul dengan beberapa hal.

Pertama studi yang dilakukan Israel menyatakan jika 90 persen yang terkena Hepatitis ini, pada satu tahun terakhir pernah terinfeksi Covid-19.

Kedua, kasus saat ini banyak menimpa usia di bawah 5 tahun. Mayoritas tertinggi pada usia 2-3 tahun yang kita tahu notabene mereka belum eligible untuk divaksinasi Covid-19.

"Kasus pada orang dewasa sedikit atau amat sangat jarang ditemukan, ini juga memperkuat hipotesa bahwa proteksi dari vaksinasi itu sebagaimana beberapa riset menunjukkan mengurangi Long Covid-19," paparnya lagi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved