Liga Italia

Preview AC Milan & Inter Rebut Scudetto: Statistik Rossoneri 80,6 Persen, Inzaghi Butuh Keajaiban

Inilah preview AC Milan dan Inter Milan rebut Scudetto Liga Italia dimana statistik I Rossoneri 80,6 persen hal itu buat Inzaghi butuh keajaiban.

Editor: Ikbal Nurkarim
Twitter - @Lega Serie A
Perebuatn Scudetto alias gelar juara Serie A Liga Italia musim 2021/2022 antara AC Milan dan Inter Milan akan ditentukan di pertandingan terkahir musim ini. Milan akan bertamu ke Sassuolo, Inter akan menjamu Sampdoria. Kedua laga penentuan akan digelar, Minggu (22/5/2022). 

Untuk menjadi juara Liga Italia 2021-2022, Inter Milan butuh raihan kemenangan atas Sampdoria.

Itu saja belum cukup. Anak asuh Simone Inzaghi mesti berharap AC Milan kalah kala bertandang ke rumah Sassuolo.

“Sassuolo adalah tim yang sangat bagus, mereka punya banyak individu bertalenta. Saya memperkirakan akhiran yang sangat terbuka untuk scudetto, posisi zona Eropa, dan degradasi. Sekarang kami di sini, kami harus habis-habisan,” tutur Inzaghi beberapa waktu lalu.

Sang pelatih Inter Milan yakin timnya mampu memberikan sakit hati hebat buat AC Milan yang kini hanya butuh tambahan satu poin untuk mengunci status kampiun Serie A.

Landasan keyakinan Inzaghi adalah akhir dramatis Serie A 1999-2000 yang juga melibatkan dirinya secara langsung.

Baca juga: Jadwal Liga Italia Malam Ini: Skenario AC Milan & Inter Milan Raih Scudetto, Live TV Online

Waktu itu, Simone Inzaghi yang masih aktif bermain, mengantar Lazio menyabet scudetto seusai menyalip Juventus pada pekan pamungkas Liga Italia!

Lazio asuhan Sven Goran Erikson menuju pekan ke-34 (Serie A 1999-2000 masih diikuti 18 tim) dengan bekal 69 poin, selisih dua angka dari sang pemuncak Juventus.

Pada pekan pamungkas, Lazio tanpa kesulitan menekuk Reggina 3-0 dengan Simone Inzaghi muncul sebagai pembuka pesta gol timnya di Olimpico.

Sementara itu, Juventus malah kalah 0-1 di Renato Curi, markas Perugia yang waktu itu lebih mirip kolam renang karena diguyur hujan sangat lebat.

Juventus pun mesti merelakan gelar juara Liga Italia 1999-2000 ke tangan Lazio.

“Tentu, kami tertinggal, jadi kami butuh kemenangan dan mereka kalah. Itu pernah terjadi sebelumnya. Saya juara bersama Lazio ketika kami dua poin tertinggal dan Juventus kalah dari Perugia. Jadi, itu bisa terjadi lagi,” kata Inzaghi yakin. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved