Berita Internasional Terkini
DAMPAK TERPARAH Perang Rusia vs Ukraina Bukan Hanya Perang Dunia III, Tapi Hancurkan Peradaban Dunia
Dampak terparah perang Rusia vs Ukraina bukan hanya Perang Dunia III, tapi hancurkan peradaban dunia.
TRIBUNKALTIM.CO - Dampak terparah perang Rusia vs Ukraina bukan hanya Perang Dunia III.
Bentroknya kepentingan dua negara Eropa tersebut bisa menghancurkan peradaban dunia.
Hal itu diungkapkan Miliarder George Soros belum lama ini.
Ia memperingatkan invasi Rusia ke Ukraina bisa menjadi titik awal Perang Dunia III pecah.
Bila Perang Dunia III pecah, maka peradaban dunia tak mungkin bertahan lagi.
Menurutnya perang di Ukraina yang sudah berlangsung sejak 24 Februari, telah mengguncang Eropa hingga ke intinya.
Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.
Baca juga: Mantan Menlu Amerika Sarankan Ukraina Serahkan 2 Kota Ini ke Rusia, Zelensky Langsung Ngamuk
“Rusia menginvasi Ukraina. Ini telah mengguncang Eropa sampai ke intinya,” katanya di tengah Forum Ekonomi Dunia, dikutip dari CNBC.
“Uni Eropa didirikan untuk mencegah hal seperti itu terjadi. Bahkan ketika pertempuran berhenti, seperti yang pada akhirnya harus terjadi, situasinya tidak akan pernah kembali ke status quo ante."
"Memang, invasi Rusia mungkin menjadi awal dari Perang Dunia III, dan peradaban kita mungkin tidak akan bertahan,” lanjutnya.
Mengutip The Guardian, mantan pemilik Hedge Fund ini menilai Eropa sudah merespons perang Ukraina cukup baik.
Namun, ia menilai ketergantungan Eropa pada bahan bakar fosil Rusia tetap berlebihan.
Soros bahkan mengkritik mantan Kanselir Jerman, Angela Merkel.
Baca juga: Zelenskyy Ngamuk, Eks Menlu Amerika Saran Ukraina Serahkan Donbas dan Krimea ke Rusia Demi Hal Ini
Ia berpendapat kebijakan Merkel lah yang membuat Eropa sangat bergantung pada bahan bakar fosil Rusia.
“Butuh waktu lama untuk menyelesaikan detailnya, tetapi Eropa tampaknya bergerak ke arah yang benar."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Video-handout-yang-diambil-dari-rekaman-yang-dirilis-oleh-Dewan-Kota-Mariupol-7522.jpg)