Senin, 27 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Sekolah Adiwiyata di Samarinda, Kurikulum Berkiblat pada Aspek Peduli Lingkungan Hidup

Kota Samarinda terbanyak raih penghargaan Sekolah Adiwiyata tahun 2022, se tingkat provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)

Editor: Budi Susilo
HO/PEMKOT SAMARINDA
Penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi di Hotel Mercure Samarinda. HO/PEMKOT SAMARINDA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kota Samarinda terbanyak raih penghargaan Sekolah Adiwiyata tahun 2022, se tingkat provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Dimana sebayak 16 sekolah di Kota Tepian julukan Kota Samarinda, berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi Kaltim tersebut.

Diketahui bahwa sekolah Adiwiyata adalah merupakan sekolah yang peduli terhadap lingkungan yang sehat, lingkungan yang bersih, serta lingkungan yang indah.

Alhamdulillah Samarinda terbanyak di Kaltim peroleh penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi.

Baca juga: Belasan Sekolah Adiwiyata di Balikpapan Dapat Uang Pembinaan

Baca juga: Pemkot Samarinda Jamin Beasiswa hingga Tamat SMA Buat Murid yang Diusir Gurunya

Baca juga: Wisata Kuliner Samarinda: Rustic Camp & Cafe Sambutan Hadirkan Api Unggun, Suasana Tenang dan Alami

Semoga ini bisa menjadi cambuk sekolah lainnya untuk menjadikan sekolahnya sebagai sekolah adiwiyata.

"Kalau perlu semua sekolah di Samarinda menyandang predikat Sekolah Adiwiyata,” ungkap Kepala DLH Samarinda, seusai peringati hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi di Hotel Mercure Samarinda.

Nurrahmani, pun memberikan apresiasi dan terimakasih kepada sekolahan yang telah berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata tahun 2022 tersebut.

Disebutnya mereka adalah sekolah yang selama ini sudah menerapkan pendidikan berbasis keperdulian lingkungan dalam proses pembelajaran mereka sehari-hari.

Orientasi dari penghargaan Adiwiyata ialah tentang memberikan edukasi kepada para siswa agar selalu bisa menjaga lingkungan sekolah dengan baik.

Baca juga: Murid di Samarinda Diduga Diusir Guru, Walikota Andi Harun: Ini Hanya Salah Paham

Sebut Yama karibnya Kepala DLH Samarinda itu mulai dari mengarahkan pola pikir, hingga penentuan kurikulum yang berkiblat pada aspek kepedulian terhadap lingkungan.

Edukasi keperdulian terhadap lingkungan memang sudah sepatutnya ditanamkan sejak dini.

"Sehingga siswa, sejak pendidikan dasar, bahkan jika memungkinkan sejak pendidikan anak usia dini sudah terbiasa dengan upaya melestarikan lingkungan,” sebutnya.

Dirinya menjelaskan bahwa pada prinsipnya Adiwiyata dibagi ke dalam tiga (3) perihal, yakni edukatif, partisipatif dan berkelanjutan.

Di Samarinda, DLH membaginya kedalam beberapa tahapan, mulai dari tahap kota, provinsi hingga nasional.

Sedangkan tahap tertinggi Adiwiyata yakni penghargaan tingkat Mandiri.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved