News
12 Juni Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah Hari Dunia Menentang Pekerja Anak
12 Juni memperingati hari apa? Ini sejarah Hari Dunia Menentang Pekerja Anak (World Day against Child Labour).
TRIBUNKALTIM.CO - 12 Juni memperingati hari apa? Ini sejarah Hari Dunia Menentang Pekerja Anak (World Day against Child Labour).
Tanggal 12 Juni 2022 jatuh pada hari Minggu.
Salah satu peristiwa penting yang diperingati pada tanggal 12 Juni adalah peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak.
Selain Hari Dunia Menentang Pekerja Anak, masih ada sejumlah peristiwa penting lainnya yang diperingati setiap tanggal 12 Juni.
Selain itu, tanggal 12 Juni juga merupakan hari ulang tahun dari sejumlah pesohor dunia dan nasional. Siapa saja mereka?
Simak ulasannya melalui artikel berikut ini.
Baca juga: 9 Juni Memperingati Apa dan Siapa Saja yang Lahir? Simak Sejarah Hari Jadi Kota Metro Lampung
Baca juga: 10 Juni Memperingati Hari Apa dan Siapa Saja yang Lahir? Intip Dipatenkan Hari Pulpen di Argentina
Baca juga: 11 Juni Memperingati Apa? Simak Peristiwa Eksekusi Hukuman Mati atas Pengeboman Kota Oklahoma
1. Hari Dunia Menentang Pekerja Anak
Dilansir dari United Nations, Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) meluncurkan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak pada tahun 2002.
Tujuannya untuk memusatkan perhatian pada tingkat global pekerja anak dan tindakan serta upaya yang diperlukan untuk menghilangkannya.
Setiap tahun pada tanggal 12 Juni, Hari Sedunia menyatukan pemerintah, organisasi pengusaha dan pekerja, masyarakat sipil, serta jutaan orang dari seluruh dunia untuk menyoroti penderitaan pekerja anak dan apa yang dapat dilakukan untuk membantu mereka.
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yang diadopsi oleh para pemimpin dunia pada tahun 2015, mencakup komitmen global yang diperbarui untuk mengakhiri pekerja anak.
Secara khusus, target 8.7 dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan menyerukan kepada masyarakat global untuk mengambil langkah-langkah segera dan efektif untuk memberantas kerja paksa, mengakhiri perbudakan modern dan perdagangan manusia dan mengamankan larangan dan penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak, termasuk perekrutan dan penggunaan tentara anak, dan pada tahun 2025 mengakhiri pekerja anak dalam segala bentuknya.
Saat ini, di seluruh dunia, sekitar 218 juta anak bekerja, banyak yang bekerja penuh waktu.
Mereka tidak pergi ke sekolah dan memiliki sedikit atau tidak ada waktu untuk bermain.
Banyak yang tidak menerima nutrisi atau perawatan yang tepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/stop-child-labour.jpg)