Tahun 2024 KLHK Targetkan 20.000 Kampung Iklim Terbentuk, Kaltim Ada 110

Pemerintah Indonesia menargetkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) hingga tahun 2024 mendatang miliki 20 ribu kampung iklim.

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Isu perubahan iklim terkini dibahas pemerintah RI melalui KLHK untuk segera membangun kampung iklim di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Indonesia menargetkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) hingga tahun 2024 mendatang miliki 20 ribu kampung iklim.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Iklim Kementerian LHK, Agus Rusly dalam agendanya Ekspose Pembangunan Hijau Kaltim, di Samarinda mengungkapkan, di Indonesia sendiri sudah mempunyai 3700-an kampung iklim yang tersebar di seluruh daerah.

"Semua emisi yang berupaya dikurangkan tercatat di Kementerian LHK mengurangi 1,8 juta ton," kata Agus Rusly, Sabtu (11/6/2022).

Sementara di Kaltim sendiri sudah menyumbang pengurangan 66 ribu ton karbon lewat kampung iklim.

"Dari data yang ada Kaltim juga menyumbang pengurangan karbon," tukasnya.

Baca juga: Kelurahan Kampung Baru Jadi Pilot Project Kampung Iklim di PPU

Gubernur Kaltim, Isran Noor sendiri mengatakan di tahun 2022, Kaltim memiliki 110 kampung iklim.

Pemprov Kaltim juga ditegaskannya konsen dengan isu perubahan iklim dengan menerbitkan aturan.

Lewat Peraturan Daerah (Perda) Kaltim Nomor 7 Tahun 2019, tentang adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, Isran Noor juga mengajak para pihak berpartisipasi.

"Apa yang dilakukan Kaltim menyelaraskan program pusat dan daerah," ucap Isran Noor.

Penanganan perubahan iklim sendiri di Kaltim juga mendapat perhatian internasional dengan Program Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca melalui Forest Carbon Partnership Facilities-Carbon Fund (FCPF-CF) dari Worldbank.

Baca juga: Impian Dinas Lingkungan Hidup Paser Raih Progam Kampung Iklim Lestari

"Program FCPF pengembangan gambut yang saya terima untuk rentang waktu pengukuran Juli 2019 sampai dengan Juni 2020 telah mencapai 20 juta ton CO2e. Penurunan emisi karbon Kaltim itu sudah berhasil, hanya perlu ditingkatkan lagi,” ujar Isran Noor.

(Mohammad Fairoussaniy/ADV/Kominfo Kaltim)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved