Berita Nasional Terkini
Effendi Gazali: Kedatangan Petinggi Parpol Lebih Heboh Dibanding Reshuffle Kabinet
Pengamat politik Effendi Gazali mempelajari tiga hal dari reshuffle kabinet Indonesia Maju kemarin dari segi komunikasi politik
TRIBUNKALTIM.CO - Pengamat politik Effendi Gazali mempelajari tiga hal dari reshuffle kabinet Indonesia Maju kemarin dari segi komunikasi politik.
Disampaikan Effendi Gazali bahwa kehebohan tentang reshuffle kabinet Indonesia maju ternyata lebih heboh saat kedatangan petinggi partai politik di Istana Negara.
Seperti yang diketahui, sebelum reshuffle kabinet diumumkan, beberapa petinggi partai politik bertemu dengan Presiden Jokowi seperti, Megawati Soekarnoputri, Zulkifli Hasan (Ketum PAN), Airlangga Hartarto (Ketum Golkar) Muhaimin Iskandar (Ketum PKB), Surya Paloh (Ketum Nasdem), Prabowo Subianto (Ketum Gerindra).
Karena kedatangan mereka itu, akhirnya membuat sebuah kebingungan di masyarakat.
Baca juga: Saat Ngobrol dengan Karni Ilyas, M Qodari Sebut Kemungkinan Masih Ada Reshuffle Kabinet Selanjutnya
Apalagi kedatangan Prabowo Subianto yang datang dua kali di Istana Merdeka serta kedatangan Syahrul Yasin Limpo yang namanya santer akan di reshuffle.
"Jadi artinya, ada nggak reshuffle, nah memang hebohnya sudah lebih besar gitu ya, lalu yang kedua yang agak penting bagi komunikasi politik itu, ini artinya apa ya?" kata Effendi Gazali dikutip dari kanal YouTube Karni Ilyas Club, Kamis (16/5/2022).
"Artinya apa itu, misalnya yang membuat Bapak Jokowi marah-marah sampai mau reshuffle 'ta reshuffle' misalnya kan, soal impor," tambah Effendi Gazali.
Baca juga: Rocky Gerung Sebut Reshuffle Kabinet Terbaru Hanya Cicil-cicilan dan Tukar Tambah Politik
Lebih lanjut, Effendi Gazali juga menyoroti Sofyan Djalil sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) kemudian digantikan oleh mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto, padahal menurutnya yang paling disoroti Presiden Jokowi adalah soal impor.
"Jadi maksud saya, alasan yang membuat marah-marah itu nggak sejalah dengan apa yang terjadi," beber Effendi Gazali.
Hal ini yang kemudian membuat Effendi Gazali penasaran dengan kabinet baru tersebut, apakah memang mengedepankan kinerja atau tidak.
Baca juga: Surya Paloh Ungkap Obrolan Meja Makan dengan Presiden Jokowi Sebelum Reshuffle Kabinet Terjadi
Padahal sebelumnya beberapa nama menteri yang digadang-gadang akan direshuffle, di antaranya Erich Thohir (Menteri BUMN), Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan), Syahrul Yasin Limpo (Menteri Pertanian) ternyata melenceng dari perkiraan masyarakat.
Sehingga, ia kemudian ragu dengan alasan sebenarnya reshuffle tersebut.
"Apakah karena terlanjur mengatakan 'ta reshuffle', terus orang nanya-nanya 'kok nggak reshuffle pak?' 'Ya udah kita reshuffle kebetulan Rabu pahing, wuku kuningan," ucap Effendi Gazali.
Dengan hebohnya reshuffle ini, Effendi Gazali menyampaikan bahwa kabinet ini merupakan Kabinet Indonesia cenat-cenut.
Baca juga: Jokowi Umumkan Reshuffle Kabinet Hari Ini, Pukul 14.00 WIB, Ada Wakil Menteri & 2 Nama Menteri Baru
Dengan alasan, masyarakat sudah mengaharapkan sesuatu yang lebih pada reshuffle kabinet yang berlangsung kemarin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Jokowi-ajak-makan-siang-para-ketua-umum-parpol-anggota-koalisi.jpg)