Rabu, 13 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Ada 35 Tengkorak Manusia, Objek Wisata Goa Tengkorak di Paser Miliki Nilai Sejarah

Kabupaten Paser memiliki banyak potensi wisata, mulai dari wisata alam, buatan hingga wisata sejarah.

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim |
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Akses jembatan kayu menuju destinasi wisata Goa Tengkorak, Desa Kasungai, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Kabupaten Paser memiliki banyak potensi wisata, mulai dari wisata alam, buatan hingga wisata sejarah.

Salah satunya, wisata sejarah yang bisa dikunjungi oleh wisatawan yaitu Goa Tengkorak, yang ada di Desa Kasungai, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Jumat (17/6/2022).

Goa yang berada di tebing dengan ketinggian 35 meter dari permukaan laut, bisa ditempuh melalui jalur darat dengan jarak tempuh 55 kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Paser.

"Dinamai Goa Tengkorak, karena lokasi tersebut digunakan sebagai tempat penguburan oleh suku Paser yang menganut kepercayaan animisme, atau yang biasa disebut oleh masyarakat lokal Kaharingan," jelas Muksin.

Lebih lanjut disampaikan, dalam goa tersebut terdapat 35 tengkorak dengan ratusan tulang belulang manusia.

Puluhan tengkorak manusia terdapat di Goa Tengkorak. TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Puluhan tengkorak manusia terdapat di Goa Tengkorak, Desa Kasungai, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM)

Baca juga: Potensi Mangrove di Kaltim dari Segi Wisata dan UMKM Warga Sekitar Pesisir

"Ada 35 tengkorak, paling banyak tulang belulang manusia di dalam goa," tambahnya.

Muksin menambahkan, pengunjung bisa menikmati suasana berwisata sembari mengenal salah satu situs sejarah di Kabupaten Paser.

Untuk masuk ke dalam gua, masyarakat terlebih dahulu melewati anak tangga dari kayu dengan ketinggian 35 meter.

"Jadi nilai jualnya itu puluhan tengkorak dan tulang belulang manusia yang bisa dijumpai di goa itu, yang merupakan sisa jenazah nenek moyang masyarakat setempat," beber Muksin.

Untuk pengembangan Goa Tengkorak, Pemda Paser terus berupaya melakukan beberapa perbaikan utamanya untuk akses jalan menuju ke lokasi.

"Jalannya sudah bagus, biasanya kalau ada perbaikan itu hanya sifatnya yang ringan saja. Untuk tangganya juga perlu perbaikan, kita akan usulkan di anggaran perubahan tahun ini," tambahnya.

Baca juga: Wisata Alam di Berau, Kampung Tembudan jadi Basis Ekowisata Low Carbon

Selain itu, pengembangan Goa Tengkorak juga bisa diintegrasikan dengan beberapa destinasi wisata lainnya seperti Goa Loyang dan wisata Sisir Sungai.

Goa Tengkorak juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti gazebo, toilet, panggung hiburan dan kolam renang. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved