UKM di Kaltim Peroleh Laba Rp 54 Triliun pada 2021, Disperindagkop Target Tumbuh 5 Persen Tahun Ini

Pada tahun 2021 pemasukan dari sektor usaha kecil menengah (UKM) di Kaltim mencapai laba sebesar Rp 54 triliun.

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Gubernur Kaltim Isran Noor saat melihat produk UKM didampingi Kepala Disperindagkop UKM Kaltim di kantornya. TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HP 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pada tahun 2021 pemasukan dari sektor usaha kecil menengah (UKM) di Kaltim mencapai laba sebesar Rp 54 triliun.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim, HM Yadi Robyan Noor, mengatakan walau masih menghadapi pandemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi Benua Etam lebih dari 2 persen.

Melihat hal ini, pihaknya optimistis dan menarget pertumbuhan ekonomi tahun 2022 ini bisa menyentuh 5 persen.

"Tahun lalu sudah tumbuh lebih dari 2 persen, jadi tidak lagi minus. Target pertumbuhan ekonomi kita 5 persen tahun ini," tegasnya HM Yadi Robyan Noor, Senin (20/6/2022).

Peningkatan ekonomi yang positif terkini, juga dikatakannya selaras dengan upaya peningkatan pendapatan sektor UKM.

Baca juga: Disperindagkop dan UKM Kaltim Bantu Masyarakat dengan Bahan Pokok Murah

Baca juga: Jelang Natal Disperindagkop dan UKM Kaltim Monitor Pasar di 10 Kabupaten/Kota, Harga Sembako Stabil

Menyebut target laba dari sektor UKM di Kaltim bisa mencapai Rp 56 triliun. "Jadi tahun ini kita menarget laba UMKM sebesar Rp 56 triliun dan tahun 2023 target Rp 76 triliun," sebutnya.

"Kita sangat optimis melihat laba dan transaksi yang sudah berlangsung," imbuh HM Yadi Robyan Noor.

Untuk mencapai target tersebut, pihaknya tidak mungkin sendiri.

HM Yadi Robyan Noor mengatakan bahwa akan terus mendorong 10 Kabupaten/Kota agar bisa memiliki pusat industri.

Melihat dari segi kewajiban, pihaknya paling tidak minimal lima kawasan industri bisa diwujudkan.

"Outlet selatan ada di Paser, tengah sudah ada Buluminung di PPU dan Kariangau di Balikpapan. Kemudian di Samarinda juga ada dan KEK Maloy di Kutai Timur. Sementara di utara ada Berau dengan kawasan industri pariwisata," bebernya. (Mohammad Fairoussaniy/ADV/Kominfo Kaltim)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved