Berita Nunukan Terkini
Pasokan Barang Warga Krayan Bergantung pada Malaysia, Antre Bensin Mengular Panjang
Camat Krayan, Ronny Firdaus berharap soal pasokan barang dari Malaysia dapat diangkat dalam Forum Sosek Malindo
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Camat Krayan, Ronny Firdaus berharap soal pasokan barang dari Malaysia dapat diangkat dalam Forum Sosek Malindo atau Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia.
Agenda tersebut yang rencananya digelar pada Juli mendatang.
"Harusnya situasi pasokan BBM dalam negeri yang terbatas seperti sekarang, kami bisa dapat dari Malaysia," katanya.
"Pemprov Kaltara harus angkat masalah ini di forum Sosek Malindo. Kompleks masalah di sini," ucapnya.
Baca juga: Plt Camat Krayan Timur Permia Peter Minta Warganya tak Konsumsi Daging Babi untuk Sementara Waktu
Baca juga: Bupati Nunukan Pesimistis Pembangunan PLBN Long Midang di Krayan Selesai Tepat Waktu, Ini Kendalanya
Baca juga: Pemkab Nunukan Minta Warga Kecamatan Krayan Bersabar, 1.000 Tabung Elpiji dari Malaysia Bakal Tiba
Seperti diketahui, sudah tiga pekan ini warga antre panjang di APMS demi mendapatkan BBM jenis pertalite. Bahkan pengendara pun dijatah tiga liter.
Akibat Pandemi Covid-19
Lalu-lintas barang Malaysia-Krayan (Indonesia) belum dibuka sejak Pemerintah Malaysia membuka sempadannya per 1 April 2022.
Camat Krayan, Ronny Firdaus mengatakan, sebelum pandemi Covid-19 pihaknya tidak pernah merasakan kekurangan pasokan BBM (Bahan Bakar Minyak) meski pasokan terbatas dari dalam negeri.
Namun keadaan berubah selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19.
Sebelum pandemi Covid-19 ketika pesawat pengangkut BBM lagi maintenance atau pilot nggak ada, pasokan BBM tetap aman.
"Karena kami masih bisa pasok dari Malaysia. Begitu lockdown semua pintu tertutup," kata Ronny Firdaus kepada TribunKaltara.com, Jumat (24/06/2022), pukul 12.00 Wita.
Baca juga: Pertamina Pastikan Pasokan Elpiji di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan Kaltara, Kembali Normal
Lanjut Ronny,"Harusnya per 1 April bukan hanya orang tapi barang juga bisa masuk ke Krayan," tambahnya.
Dia menyebut, sebelum pandemi Covid-19, pasokan BBM yang dipasok dari Malaysia mencapai 30 ton dari kebutuhan masyarakat Krayan 60 ton tiap bulannya.
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Warga Krayan Masih Ketergantungan Produk Malaysia, Camat Minta Pemprov Kaltara Bicarakan Hal Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/120-ton-sembako-dari-serawak-malaysia-tiba-di-krayan-pada-11-februari-2021.jpg)