Berita Paser Terkini
Peringati HANI 2022, Wabup Paser Minta Warga Ikut Berantas Peredaran Narkotika di Paser
Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf yang juga menjabat sebagai Ketua BNK Paser mengikuti kegiatan peringatan Hari egiatan peringatan HANI 2022
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Paser mengikuti kegiatan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI).
Kegiatan tersebut berlangsung melalui zoom meeting dan diikuti juga oleh Kasat Reskoba Polres Paser, AKP Yulianto Eka Wibawa, beserta Perwakilan dari Kejaksaan, hingga jajaran pengurus BNK Paser, Senin (27/6/2022).
Masitah menyampaikan, pada momentum peringatan HANI tahun 2022 ini mengharapkan kerjasama semua pihak, utamanya peran serta masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di Paser.
Baca juga: DPD PAN Paser Rekomendasikan Gubernur Kaltim Isran Noor Jadi Capres 2024
"Peredaran narkoba di Paser sudah masuk dalam kategori memprihatinkan, Paser menempati urutan ke 4 dalam peredaran narkotika dari 3 kabupaten/kota di Kaltim," terangnya.
Menurutnya, narkotika merupakan masalah serius yang perlu perhatian, karena berdampak pada rusaknya generasi bangsa.
Ia berharap dengan peringatan HANI ini, masyarakat dapat meneguhkan komitmen, dan membantu Pemda dalam melakukan upaya memerangi penyalahgunaan narkotika.
Baca juga: Ratusan Masyarakat dan Pelajar Ikuti Lomba Lari 10 Kilometer yang Digelar Polres Paser
"Partisipasi masyarakat sangat diperlukan untuk membantu BNK paser dan Pemda dalam melakukan upaya P4GN, menutup celah dan menyiapkan strategi dalam mencegah masuknya narkotika di lingkungan terdekat kita," tegas Wabup Paser.
Pemda melalui BNK Paser, lanjut Masitah terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat mengenai bahaya narkotika.
Seperti yang telah dilakukan BNK Paser, dengan melakukan sosialisasi ke desa-desa, membentuk relawan hingga membentuk desa bersinar.
Baca juga: Pihak RSUD Panglima Sebaya Paser Memohon Maaf kepada Seorang Warga
"Kita sudah mendatangi 9 desa yang tersebar di Paser berdasarkan pemetaan desa rawan bahaya narkoba, dan tentunya hal ini akan berlanjut terus ke banyak desa yang masuk katagori rawan tersebut," tegasnya.
Sebagai upaya dalam memberantas peredaran narkotika, BNK Paser juga telah melakukan tes urine di sejumlah jajaran ASN dan P3K di lingkup Pemkab Paser.
Sejauh ini, dari 8 OPD yang dilakukan giat tes urine, didapati bahwa narkotika sudah masuk di lingkungan pegawai Pemkab Paser.
"Dari hasil tes urine yang kita lakukan, terdapat ASN maupun P3K yang positif. Kedepannya, tes urine juga akan merambah ke kalangan pelajar dan masyarakat umum," urai Masitah.
Baca juga: Tingkatkan Pelayanan, Dinsos Paser Gelar Pelatihan Operator SIKS-NG
Wabup Paser mengharapkan, pada momentum peringatan HANI ini dapat menekan angka penyebaran narkotika di Paser yang sudah merambah ke kalangan anak dan ibu rumah tangga.
"Penyebarannya merebak dalam bentuk yang susah di identifikasi, dengan modus operasi yang beragam," tandas Masitah.