Ekonomi dan Bisnis

Harga Pertamax Turbo Naik jadi Rp 16.200 per Liter, Komunitas Klub Moge Beri Reaksi

Kabar terkini soal harga bahan bakar minyak di Indonesia naik karena pengaruh harga pasar dunia yang sekarang sedang meroket.

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
ILUSTRASI Konsumen mengisi bahan bakar Pertamax di SPBU Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Mulai 10 Juli harga BBM di Indonesia telah naik, untuk jenis bahan bakar yang non subsidi. TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kabar terkini soal harga bahan bakar minyak di Indonesia naik karena pengaruh harga pasar dunia yang sekarang sedang meroket.

Imbas pasar dunia yang bergejolak naik, tentu juga berdampak kepada harga bahan bakar minyak di negeri, Republik Indonesia.

Seperti halnya bahan bakar minyak atau BBM non subsidi seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Dex kena dampak, harganya kini jauh lebih mahal dari sebelumnya. 

Beberapa hari yang lalu, tepatnya 10 Juli 2022, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM jenis Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

Baca juga: Harga BBM di Kalimantan Timur Naik, Cek Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex

Baca juga: Pemerintah Masih Kaji Kenaikan Harga BBM Petralite dan LPG 3 Kg

Baca juga: Harga BBM Dunia Melambung Rp 30 Ribu Per Liter, Aturan Beli Pertalite Mulai Agustus

Pertamax Turbo naik dari yang harga awalnya Rp 14.500 per-liter, menjadi Rp16.200 per-liter.

Lalu, Dexlite semula Rp 12.950 per liter, naik menjadi Rp 15.000 per liter dan Pertamina Dex naik dari harga Rp 13.700 per liter menjadi Rp 16.500 per liter.

Sebagai pengguna BBM dengan oktan tinggi seperti Pertamax Turbo, Komunitas sepeda motor gede (Moge) Ducati Official Club Indonesia (DOCI) tidak keberatan dengan kenaikan harga tersebut.

Baca juga: Pertamina Diminta Inovasi Pelayanan Agar Konsumen Pertamax Turbo Tak Pindah ke Pertamax 92

"Kami sebagai pengguna motor besar, khususnya Ducati sangat tidak keberatan dengan kenaikan Pertamax Turbo, dikarenakan kami mengerti beban pemerintah yang cukup berat," tutur Presiden DOCI Fernando Rorimpandey saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (11/7/2022).

Baca juga: Pertamina Jelaskan soal Kabar Harga BBM Pertamax Naik jadi 16 Ribu per 1 April 2022

Akan tetapi, DOCI berharap dengan adanya kenaikan harga ini, pelayanan dari Pertamina dan kualitas dari Pertamax Turbo harus lebih dimaksimalkan.

"Dengan dinaikannya Pertamax Turbo, harapan kami kualitas dan pelayanan Pertamina terhadap konsumen bisa lebih maksimal," ungkap Nando.

Situasi kondisi SPBU di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (11//7/2022) pagi. Harga bahan bakar minyak non subsidi di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur mengalami kenaikan sejak 10 Juli 2022. TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Situasi kondisi SPBU di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (11//7/2022) pagi. Harga bahan bakar minyak non subsidi di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur mengalami kenaikan sejak 10 Juli 2022. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

Selain itu, menurut Nando kenaikan ini sekaligus meringankan beban subsidi Pertalite kepada masyarakat.

"Betul, biar subsidi ke Pertalite maksimal buat masyarakat yang lebih membutuhkan," imbuhnya.

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Harga Pertamax Turbo Naik, Komunitas Moge Tidak Keberatan

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved