Terjawab Tahun Kabisat Terjadi Setiap Kapan, Cek Pengertian dan Cara Mengetahui atau Menghitungnya
Simak ulasan tahun kabisat terjadi setiap kapan, pengertian, sejarah dan kapan saja terjadi.
Bulan Januari dan Februari tersebut memiliki 28 hari.
Namun orang Romawi menganggap angka genap merupakan lambang ketidakberuntungan.
Sehingga satu tahun dijadikan 355 hari, dengan Januari ditambahkan lagi satu hari.
Namun kalender itu menjadi membingungkan.
Kalender Tahun Kabisat
Di akhir 45 Sebelum Masehi, Raja Julius Caesar mengutus para ilmuwan untuk mengubah Kalender Romawi menjadi kalender matahari seperti kalender peradaban Mesir.
Setelah mengalami banyak perubahan, Kalender tersebut memiliki 30 dan 31 hari setiap bulannya, kecuali Februari.
Saat itu rata-rata hari dalam setahun adalah 365,25 hari.
Untuk menggenapkan menjdi 365 hari, maka dibuat tahun kabisat setiap empat tahun sekali.
Hal tersebut karena Bumi mengelilingi Matahari selama 365,25 hari.
Sehingga masih ada 0,25 hari atau 6 jam yang tersisa dalam satu tahun.
Untuk membulatkan menjadi 24 jam, Bumi harus mengitari Matahari selama empat kali, sehingga tahun kabisat adalah membagi tahun dengan angka empat.
Tak hanya itu, pada masa pemerintahan Raja Julius, bulan Quintilis dan Sexitilis juga diganti namanya.
Quintilis merupakan bulan kelahiran Raja Julius Caesar.
Setelah kematiannya, bulan tersebut berganti nama menjadi Juli sebagai tanda penghormatannya.