Berita Regional Terkini

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Jawab Usulan Walikota Depok yang Ingin Daerahnya Gabung Jakarta Raya

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil jawaban usulan Walikota Depok, Mohammad Idris yang ingin daerahnya bersama penyangga DKI Jakarta digabung Jakarta Raya

Instagram ridwankamil/TribunJakarta.com
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil - Walikota Depok, Mohammad Idris. Gubernur Jabar, Ridwan Kamil jawaban usulan Walikota Depok, Mohammad Idris yang ingin daerahnya bersama penyangga DKI Jakarta digabung Jakarta Raya 

"Dulu Jakarta adalah bagian Jawa Barat, kemudian tahun 50-an Jakarta berpisah, jadi setiap hal tersebut bisa dimaklumi," katanya seperti dikutip TribunKaltim.co dari TribunJabar.id di artikel berjudul Wali Kota Depok Katakan Ingin Gabung DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Katakan Begini.

Ridwan Kamil mengatakan pemisahan Kota Depok dari Jabar serta ide penggabungan dengan Jakarta adalah langkah yang terlampau jauh.

Baca juga: Viral 8 Remaja Putri Duel Tangan Kosong Bikin Depok Jadi Trending Twitter, Reaksi Lurah dan Kapolsek

"Tapi proses menuju ke sana kan panjang kali lebar kali tinggi masih jauh lah ya," katanya.

Namun yang terpenting, katanya, adalah menyelesaikan berbagai permasalahan di daerahnya masing-masing tanpa menggunakan cara yang terlalu jauh.

 "Yang penting mah jangan dikit-dikit mencari solusi yang terlalu jauh gitu ya.

Selesaikan permasalahan di wilayah masing-masing secara maksimal, supaya rakyat bisa merasakan bahwa solusinya ada pemimpin daerah masing-masing, tidak mengandalkan daerah lain," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyatakan tidak akan pernah melepaskan Bogor, Depok, dan Bekasi, juga daerah lainnya yang selama ini bersama Jawa Barat, kepada daerah lain.

Hal ini dikatakan Uu saat merespons ungkapan Walikota Depok Mohammad Idris yang mengusulkan agar daerah-daerah penyangga DKI Jakarta digabungkan dengan Jakarta menjadi Jakarta Raya.

"Saya tidak mau berandai-andai, karena itu semua memiliki dampak yang memang sangat luar biasa. Dan saya selaku orang Jabar tidak mau melepaskan Bodebek ke wilayah lain," kata Uu di The Trans Luxury Bandung, Jumat (15/7).

Ia pun meminta Walikota Depok untuk tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang dapat meresahkan masyarakat atau membuat masyarakat memiliki pikiran lain mengenai Pemprov Jabar.

Baca juga: Wali Kota Depok Sebut 50 Warganya Terindikasi Corona, Perawat yang Memeriksa Sudah Diistirahatkan

"Tolong Pak Walikota, jangan menyampaikan statement-statement yang membuat masyarakat gaduh, dan membuat masyarakat memiliki pikiran-pikiran lain.

Karena kata-kata itu seolah-olah mendiskreditkan kami selaku pemerintah dan pimpinan di Jawa Barat," katanya.

Uu mengatakan kata-kata Walikota Depok ini seolah-olah menyatakan bahwa jika bersama Pemprov Jabar, Kota Depok tidak mendapat pembangunan yang signifikan.

Padahal, Depok dan daerah penyangga Ibukota sudah menjadi daerah yang lebih maju.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved