Ibu Kota Negara

Istana Wapres di IKN Nusantara Kaltim akan Dilelang Lebih Dulu, Seperti Apa Desain Bangunannya?

Istana Wakil Presiden ( Wapres ) di IKN Nusantara, Kaltim akan dilelang lebih dulu. Seperti apa desain bangunannya?

Dok Kementerian PUPR
Ilustrasi desain IKN Nusantara. Istana Wakil Presiden ( Wapres ) di IKN Nusantara, Kaltim akan dilelang lebih dulu. Seperti apa desain bangunannya? 

Setelah ada pemenang sayembara desain, maka Kementerian PUPR akan menyusun basic design (desain awal) yang membutuhkan waktu sekitar 1 bulan-2 bulan.

Baca juga: PUPR Belum Pengalaman Buat Kota, Gandeng Jepang untuk Bangun IKN Nusantara 

Sebagai contoh pemenang Istana Wapres yang memiliki dua pemenang untuk juara dua yakni Huma Betang Umai dan Istana Kerakyatan.

Maka, akan digabungkan atau dikolaborasikan unsur-unsur mana yang akan digunakan dari dua karya tersebut.

Lalu, kata Diana, Kementerian PUPR akan menghitung berapa kebutuhan dari pembangunan Istana Wapres melalui perencanaan teknis.

Oleh karena itu, proses penyusuan dari desain awal diperlukan agar bisa diperkirakan sebanyak apa jumlah dana yang dibutuhkan dalam membangun Istana Wapres.

“Mudah-mudahan itu Istana (Wapres), (kompleks) Peribadatan itu selesai (dibangun) tahun 2024 ini,” ujarnya.

Sebelumnya, sayembara Konsep Perancangan Kawasan dan Bangunan Gedung di IKN mulai dibuka pada 28 Maret 2022 lalu.

Kemudian proses penjurian Tahap 1 berlangsung pada 6 Juni 2022-10 Juni 2022 untuk menentukan tiga desain terbaik.

Berlanjut pemeringkatan tiga karya terbaik pada 20 Juni 2022-22 Juni 2022.

Baca juga: Jhon Kenedi Harap Pembangunan IKN Bisa Meningkatkan Ekonomi Masyarakat PPU

Setelah itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama dewan juri menetapkan karya pemenangnya.

Desain yang terpilih telah memenuhi kriteria konsep perancangan kawasan dan bangunan di IKN.

Ini di antaranya memenuhi key performance indicator (KPI) terkait bangunan gedung yang telah ditetapkan dalam Dokumen Urban Design Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Lalu, desain mencerminkan identitas bangsa dalam interior maupun eksterior bangunan, memperhatikan peraturan dan ketentuan berlaku tentang Bangunan Gedung Negara (BGN).

Serta, menerapkan prinsip green building (bangunan hijau), dan kemudahan bangunan gedung.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved