Berita Pemkab Mahakam Ulu

Bupati Mahulu Sebut Modernisasi Pertanian Jadi Strategi

Bupati Bonifasius Belawan Geh optimis kecukupan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat Mahakam Ulu akan terwujud.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Bupati Bonifasius Belawan Geh saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi pemerintah kampung dalam mendukung ketahanan pangan di Kampung Hona Boan, Kecamatan Long Apari, Selasa (19/7/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO - Membangun ketahanan pangan dengan program modernisasi pertanian lahan kering dan pembangunan persawahan untuk menuju swasembada pangan menjadi salah satu program prioritas yang diusung oleh Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, S.H., M.E. bersama Wakil Bupati Drs. Yohanes Avun, M.Si.

Tak hanya oleh pemerintah sendiri, untuk menyukseskan program tersebut, perlu dukungan masyarakat serta jajaran pemerintahan hingga kampung.

Baca juga: Pemkab Mahulu Tingkatkan Ketahanan Pangan, Bupati Buka Rakor dan Evaluasi Pemerintah Kampung

Demikian penegasan Bupati Bonifasius saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi pemerintah kampung dalam mendukung ketahanan pangan di Mahulu.

Salah satunya diselenggarakan di Kampung Hona Boan, Kecamatan Long Apari, Selasa (19/7/2022).

"Sepuluh program prioritas, yang salah satunya ketahanan pangan ini masuk dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Mahakam Ulu periode 2021-2026, sebagai pedoman pembangunan Kabupaten Mahakam Ulu selama lima tahun ke depan," ujar Bupati.

Sebagai implementasi atau bukti nyata dari program tersebut, kata Bupati Bonifasius, Pemkab Mahakam Ulu telah meluncurkan pemasaran produksi beras lokal hasil panen tahun 2022 yang di-launching pada 9 Juni 2022 lalu.

"Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada para petinggi yang telah mendukung program ladang 10 hektare. Di mana telah menghasilkan produksi gabah sebanyak kurang lebih 27 ton, hasil produksi di 5 kecamatan tahun 2022. Ini juga tidak lepas dari peran para petani yang turut mendukung program pertanian, dengan membuka lahan secara mandiri," ucapnya.

Baca juga: Pemkab Dampingi Jemaah Haji Asal Mahulu ke Embarkasi Balikpapan

Jika dilihat dari hasil produksi yang diperoleh, bupati optimis kecukupan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat Mahakam Ulu akan terwujud.

Lebih lanjut disampaikan, program ketahanan pangan ini secara bertahap diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Melalui peningkatan produktivitas produk pertanian dan kawasan budi daya pertanian yang diharapkan dapat memberi nilai lebih dalam bentuk uang kepada para petani.

Bupati mengatakan, dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat pasca pandemi Covid-19 di Mahulu, program ketahanan pangan akan secara bertahap diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Saya menginginkan di Kecamatan Long Apari, seluruh kampungnya dapat turut serta mengambil bagian untuk mendukung program ini, karena hal ini adalah seutuh-utuhnya untuk kepentingan masyarakat untuk semua, sejahtera berkeadilan. Dan, dalam kesempatan rakor ini pula, saya menginginkan agar masyarakat dapat memahami dan menguasai teknis dan tujuan dari program ketahanan pangan ini," imbuhnya.

Baca juga: Mahulu Siapkan Produk Pertanian Terbaik untuk IKN

Kepada semua petinggi, Badan Perwakilan Kampung (BPK), lembaga adat dan seluruh aparatur kampung, ketua BUMK, serta seluruh masyarakat untuk dapat mengikuti rakor ini sampai selesai karena akan ada paparan dari dua OPD teknis, yaitu DPMK dan DKPP. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved