Virus Corona

Vaksinasi 3 Kali Sudah Tak Mempan Lagi? Epidemiolog Ungkap Fakta Lain Mutasi Virus Corona dan Solusi

Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengungkap fakta lain soal mutasi Virus Corona dan cara mengatasinya

Editor: Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. 

Semua ini membuat akhirnya virus ini lebih mudah leluasa bermutasi," kata dia.

Sebelumnya, Dicky juga memprediksi bahwa masa krisis Covid-19 di Indonesia bakal berlangsung hingga bulan Oktober 2022.

Panjangnya masa krisis tak lepas dari kehadiran subvarian baru Omicron, BA.2.75 atau Centaurus.

Peneliti Global Health Security ini mengatakan, kehadiran subvarian Omicron BA.2.75 Centaurus memperpanjang durasi pandemi gelombang IV, padahal gelombang BA.4 dan BA.5 belum mencapai puncak.

"Saat ini masih didominasi oleh BA.5 sedangkan kehadiran BA.2.75 akan berpotensi memperpanjang durasi gelombang. Sebabnya, saya prediksi masa rawan atau masa krisis dari gelombang IV ini sampai Oktober," ucap Dicky saat dihubungi Kompas.com, Rabu (20/7/2022).

Dicky menyebutkan, lamanya masa krisis atau masa rawan Covid-19 bergantung pada penanganan virus di Tanah Air.

(*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved