Berita Kaltim Terkini

Masyarakat Hukum Adat di Mului Paser Raih Kalpataru 2022, Isran Noor Akui Bangga

Masyarakat Hukum Adat (MHA) Mului, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur berhasil meraih Kaltpataru tahun 2022 dari pemerintah pusat.

HO/TRIBUNKALTIM.CO
Gubernur Kaltim Isran Noor mendampingi Ketua Adat Masyarakat Hukum Adat (MHA) Mului Jidan dari Kampung Mului, Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Koman, Kabupaten Paser, yang meraih Kalpataru untuk kategori Penyelamat Lingkungan tahun 2022. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Masyarakat Hukum Adat (MHA) Mului, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur berhasil meraih Kaltpataru tahun 2022 dari pemerintah pusat.

Ketua Adat Masyarakat Hukum Adat (MHA) Mului Jidan dari Kampung Mului, Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Koman, Kabupaten Paser, yang menjaga kelestarian hutan Gunung Lumut, meraih Kalpataru Kategori Penyelamat Lingkungan Tahun 2022.

Dia didampingi Gubernur Kaltim Isran Noor bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim untuk menerima penghargaan tersebut.

Penyerahan penghargaan bergengsi bidang Lingkungan Hidup ini diserahkan di Ruang Auditorium DR. Soedjarwo, Gedung Manggala Wana Bakti, Jakarta, Rabu (20/7/2022) lalu.

Terkait ini, Gubernur Isran Noor mengaku senang dan bangga, Kaltim kembali meraih penghargaan Kalpataru yang diserahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. 

Baca juga: Isran Noor Dampingi Ketua Masyarakat Hukum Adat Mului Terima Penghargaan Kalpataru di Jakarta

"Kurang lebih lima tahun atau sejak 2017 baru ini lagi Kaltim menerima penghargaan nasional di bidang lingkungan hidup," ungkapnya, Minggu (23/7/2022).

Menurut Isran Noor, penyelamatan lingkungan sangat penting, penghargaan khusus kepada individu yang telah berjuang mengelola lingkungan di daerah dengan baik dan berkelanjutan tentu patut diberikan.

"Sesuai tema Hari Lingkungan tahun ini, Bersama menyelamatkan bumi atau Only One Earth. Jadi, siapa pun dapat menjadi penggiat lingkungan," tutur Isran Noor, melalui keterangan resminya, Sabtu (23/7/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan, lingkungan dan hutan sebagai penyangga sistem kehidupan perlu dilestarikan dan dijaga. 

Agar tercipta lingkungan tetap lestari, terjaga dan tidak terganggu perlu pengelolaan bersama dalam penyelamatan lingkungan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved