Berita Kukar Terkini

Simpan Barang Haram di Dalam Tas, Pemuda Asal Tenggarong Diringkus Polres Kukar

Pemuda berinisial HP (32) di Kecamatan Tenggarong, berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Kutai Kartanegara ( Polres Kukar).

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
HO/POLRES KUKAR
Pemuda berinisial HP (32) di Kecamatan Tenggarong, berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemuda berinisial HP (32) di Kecamatan Tenggarong, berhasil diringkus Satresnarkoba Polres Kutai Kartanegara ( Polres Kukar).

HP merupakan seorang pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Ia kedapatan menyimpan 1 poket sabu di dalam tasnya.

"Usai dilakukan introgerasi, pelaku berinisial HP (32) langsung dibawa ke Mapolres Kukar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Kasat Reskoba Polres Kukar AKP M.P. Rachmawan, Senin (24/7/2022).

Baca juga: Selama Operasi Patuh Mahakam, Ratusan Pengendara Motor Dapat Teguran dari Satlantas Polres Kukar

Baca juga: Ibu Beranak 5 di Bontang Diduga Jual Barang Haram, Kini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Baca juga: Modus Sembunyikan Barang Haram di Cotton Buds, Polda Kaltim Bekuk 2 Pria di Bontang

Penangkapan tersebut dilakukan pada Kamis (21/7/2022). Tertangkapnya pelaku ini berkat informasi dari masyarakat.

Mereka mengaku resah dengan adanya transaksi narkoba di wilayah Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Berbekal informasi tersebut, polisi langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku yang identitasnya sudah dikantongi petugas.

“Ketika lokasi petugas mencurigai seseorang, saat dilakukan penggeledahan didapat sabu 1 poket seberat 0.50 gram yang disimpan di dalam tas pelaku,” ujarnya.

Baca juga: TERUNGKAP, Pelaku Pencurian Mobil Fortuner di Samarinda Diduga Memiliki Barang Haram

Selain menyita sabu, Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa, 1 buah pipet kaca, 1 unit telpon genggam dan 1 buah tas selempang berwarna hitam.

Atas perbuatanya pelaku HP, dijerat Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman 6 hingga 10 tahun penjara. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved