IKN Nusantara

Lambangkan Reformasi Birokrasi, Istana Wapres IKN Nusantara Berkonsep Open Office

Lambangkan Reformasi Birokrasi, Istana Wapres IKN Nusantara berkonsep open office

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Djohan Nur

Ini dalam kata lain, masih terdapat surplus sebesar 25 persen yang dapat disalurkan ke bangunan sekretariat.

Alasannya, penghawaan alami tidak selalu cukup nyaman di hari-hari panas di IKN, maka untuk mencapai suhu 25 derajat celsius-27 derajat celsius diperlukan sistem hybrid kipas angin dan AC untuk mencapai kenyamanan optimal.

"Kebutuhan listrik ini sudah diperhitungkan cukup menggunakan panel surya dari atap istana, mereferensi konsumsi energi bangunan National University of Singapore (NUS) yaitu SDE4, sebagai contoh bangunan hijau dengan penggunaan AC hybrid di Singapura," tutup Daliana.

Dilansir dari Kompas.com, konsep desain Huma Betang Umai dirancang oleh SHAU sebagai lead architects, serta APTA dan Studio Cilaki 45 sebagai partners.

Pembangunan Istana Wapres, Huma Betang Umai menggunakan material lokal kombinasi beton bertulang dan kayu untuk kekokohan dan kemudahan konstruksi.

Namun, juga tetap ramah dan nyaman menggunakan kayu eucalyptus yang diambil dari lokasi dan kayu bersertifikat lainnya.

Konsepnya pun juga mengedepankan pelestarian pohon-pohon adat, langka, dan endemik seperti pasak bumi, akar kuning, kayu ulin, tengkawang, belimbing ucong, durian merah, serta anggrek hitam dan bulan bintang.

Istana Wapres ini dilengkapi dengan danau retensi untuk menampung air (zero-run off) dengan fungsi rekreatif untuk publik di kaki bukit. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved