Berita Pemkab Kutai Kartanegara

Pela Raih Anugerah Desa Wisata Indonesia, Menteri Sandiaga Uno Tinjau Langsung dan Belanja Suvenir

Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, meraih penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Editor: Diah Anggraeni
Prokom
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno meninjau langsung Desa Wisata Pela, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara. 

TRIBUNKALTIM.CO - Program pariwisata menjadi salah satu andalan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) guna menggantikan sumber daya alam (SDA) tak terbarukan.

Apa yang telah dilaksanakan Pemab Kukar mulai menampakkan hasilnya.

Itu dibuktikan dengan diraihnya piagam penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 oleh Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Baca juga: Kukar Sukses Jadi Tuan Rumah Penutupan BSBI, Berharap Sanggar Seni Lokal Jadi Mitra Kemenlu

Piagam ADWI 2022 dengan tema "Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional" itu diserahkan oleh anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian kepada Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, disaksikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Bupati Kukar Edi Damansyah di Desa Pela, Senin (25/7/2022).

Selain piagam penghargaan, diserahkan pula diantaranya plakat Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 kepada Bupati Kukar Edi Damansyah, pengembangan desa wisata menjadi Kampung Berseri Astra kepada Ketua Pokdarwis Desa Pela Alimin Azarbaijan, dukungan tempat sampah dan cuci tangan portabel yang merupakan dukungan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) yang diterima oleh Kepala Dinas Pariwisata Kukar Slamet Hadiraharjo, bantuan 30 alat pinger akustik program konservasi endemik (Komik) Pesut Mahakam oleh Pertamina kepada Kades Pela Supyan Noor, serta penandatanganan prasasti Desa Wisata Pela oleh Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno.

Pada kesempatan tersebut, Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno juga menyempatkan meninjau Museum Nelayan Pela "Pesut" di Desa Pela, berbelanja suvenir olahan masyarakat, serta melihat secara langsung kegiatan masyarakat membuat alat tangkap ikan tradisional yang ramah lingkungan.

Baca juga: TIFAF Masuk Unggulan Karisma Event Nasional, Bupati Edi Damansyah Berharap Jadi Pendorong Ekonomi

Menteri Sandiaga mengucapkan selamat dan mengapresiasi Desa Pela yang tahun ini masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik Indonesia, menurutnya hal tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan kerja bersama seluruh pihak terkait.

Menurutnya, Desa Pela memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena memiliki konservasi endemik Pesut Mahakam (Orcaella Brevirostris).

"Pesut Mahakam ini kita konservasi, kita berikan edukasi kepada para nelayan agar populasi semakin meningkat dan keberlanjutannya menjadi titipan buat anak cucu kita nantinya," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan Desa Pela merupakan desa percontohan dalam pengembangan desa wisata yang ada di Kukar, di mana dalam pengelolaan sumberdaya dan potensi yang dimiliki desa dikelola oleh pemerintah desa dan masyarakatnya.

Prestasi yang diperoleh Desa Pela, menurutnya, menunjukkan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sistem kerja kolaborasi seluruh pihak seperti pemerintah daerah, pemerintahan desa, masyarakat serta dunia usaha. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved