Berita DPRD Kalimantan Timur
Percepat Pembangunan Pendidikan di Kaltim, Komisi IV Rapat Kerja dengan Disdik, Bappeda dan BPKAD
Disdikbud Kaltim, Komisi IV DPRD Kaltim bersama Disdikbud, Bappeda, BPKAD beserta Biro Kesra Setda Prov Kaltim menggelar rapat kerja.
TRIBUNKALTIM.CO - Guna mengoptimalkan program kerja strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Komisi IV DPRD Kaltim bersama Disdikbud, Bappeda, BPKAD beserta Biro Kesra Setda Prov Kaltim menggelar rapat kerja (raker) di SMK Negeri 4 Balikpapan, Senin (25/7/2022) lalu.
Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, rapat kerja tersebut dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur, fasilitasi dan kualitas pendidikan di Kaltim.
Baca juga: Raker Komisi II dengan Pemprov dan Seluruh BUMD Provinsi Kaltim, Bersinergi Optimalkan Kinerja
Menurutnya, aspek pendidikan memiliki peran penting bagi keberlanjutan pembangunan jangka panjang dan menengah di Kaltim.
"Seiring ditetapkannya Kaltim sebagai IKN, diperlukan "lompatan-lompatan" dalam rangka mempercepat capaian-capaian pembangunan, agar tidak tertinggal dan menyiapkan sebaik mungkin SDM yang kompetitif," ujarnya.
Dijelaskan Reza, sapaan akrabnya, terdapat beberapa persoalan mendasar dalam aspek pendidikan di Kaltim khususnya, dan masalah utamanya yakni kualitas pendidikan yang belum optimal serta masih tingginya disparitas pelayanan pendidikan hingga rendahnya minat baca.
"Belum terfasilitasinya peserta didik dari keluarga miskin, disabilitas dan pekerja anak, belum meratanya kuantitas dan kualitas tenaga pendidik kualifikasi S-1, hingga kurangnya fasilitas pendukung pendidikan kejuruan seperti alat-alat lab, jaringan Wi-Fi, komputer, listrik," beber Politisi Gerindra ini.
Baca juga: Banggar DPRD Kaltim Ingatkan Pemkab Kutim Bekerja Maksimal
Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Puji Setyowati menerangkan, pembahasan dalam raker terkonsentrasi tentang kebutuhan sekolah baik secara fisik maupun sarana dan prasarana.
Hal ini mengacu pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) tiga tahun terakhir.
Untuk itu, lanjutnya, Komisi IV DPRD Kaltim melakukan rapat kerja untuk membedah, seperti apa sebenarnya yang terjadi.
Dana pendidikan 20 persen yang saat ini Rp 2,3 miliar itu belum mencukupi sepenuhnya untuk pendidikan di Kaltim.
Ada komponen lain masuk di dalamnya, termasuk 44 persen untuk gaji, beasiswa dan ada kegiatan yang lain. (adv)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Komisi-IV-DRPD-Kaltim-rapat-kerja-bersama-Disdikbud.jpg)