Berita Kutim Terkini
Fasilitas Zona Selamat Sekolah di Sangatta Kutim Masih Minim
Zebra cross pada kawasan penyeberangan di depan Satuan Pendidikan atau biasa disebut Zona Selamat Sekolah di Sangatta Kutai Timur
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Zebra cross pada kawasan penyeberangan di depan Satuan Pendidikan atau biasa disebut Zona Selamat Sekolah (ZOSS) memang salah satu fasilitas penting yang wajib dimiliki sekolah.
Keberadaan ZOSS meminimalisir terjadinya kecelakaan terhadap anak sekolah dan memastikan keamanan dan kenyamanan mereka saat pulang maupun pergi sekolah.
Sayangnya, Camat Sangatta Utara, Hasdiah mengungkap masih terdapat sekolah yang belum mendapatkan fasilitas berupa pemberian tanda ZOSS.
Sekolah tersebut yakni SD 010 Sangatta Utara, yang padahal, terbilang berada di kawasan aktif kendaraan berlalu-lalang namun keamanan siswanya luput dari perhatian.
Baca juga: Kelompok Kerja Kepala Sekolah di Kutim, Forum Bertukar Pikiran dan Penyelesaian Permasalahan
Baca juga: Sekolah di Kutim Siap Pembelajaran Tatap Muka, Menunggu Vaksinasi Covid-19 Bagi Guru Tuntas
Baca juga: Belajar di Rumah Diperpanjang hingga Akhir 2020, Sekolah di Kutim Belum Siap Menuju New Normal
“Informasi dari Kepala UPT Pendidikan, di SDN 010 itu kurang peminatnya karena tidak ada jalan tembus dari Margo, untuk penyeberangannya,” ungkapnya, Jumat (12/8/2022).
Hasdiah menyinggung minimnya akses penyeberangan Zona Selamat Sekolah (ZOSS) menuju SD Negeri 010 menjadi kendala kurangnya minat masyarakat sekitar untuk menyekolahkan anak mereka di Sekolah tersebut.
Dirinya menyebut persoalan itu terkuak melalui laporan Kepala UPT Pendidikan Sangatta Utara kepada dirinya.
Kendati sudah ada Zebra Cross yang dibuat, hal tersebut tidak sepenuhnya membantu meningkatkan keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah.
Baca juga: Esports Bakal jadi Ekstrakulikuler Sekolah-sekolah di Kukar, Bupati Edi Damansyah Siapkan Tempat
“Ada zebra cross yang menghubungkan Jalan Sepakat menuju Gang Ternak menuju Pinang Dalam namun hal ini belum cukup membantu persoalan tersebut,” ucapnya.
Mantan Camat Sangatta Selatan tersebut berharap, kepada dinas terkait dapat segera mencari solusi agar fasilitas ZOSS yang telah disediakan dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Terlebih belakangan ini kemacetan sering terjadi di sekitar kawasan tersebut di jam pulang pergi karyawan maupun anak sekolah.
Sehingga dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sangatta-utara-sekolah-kutim.jpg)