Berita Internasional Terkini
Pilot Jet Tempur Zelensky Punya Kendali, Sangat Berbahaya dan jadi Momok Bagi Rusia
Militer Rusia mengatakan bahwa para penerbang jet tempur Zelensky memiliki kendali yang hampir tak terbantahkan atas wilayah udara
TRIBUNKALTIM.CO - Militer Rusia mengatakan bahwa para penerbang jet tempur Zelensky memiliki kendali yang hampir tak terbantahkan atas wilayah udara sebagian besar Ukraina.
Ini membuat sebagian besar misi tempur oleh pilot militer Ukraina menjadi sangat berbahaya dan menjadi momok Rusia.
Menurut pembaruan terbaru oleh Kementerian Pertahanan Rusia, lebih dari 260 jet tempur Ukraina telah dihancurkan selama konflik.
Baik di udara maupun di darat, oleh pesawat tempur dan pertahanan udara Rusia.
Baca juga: Tak Hanya Hancurkan Ukraina, Rusia Serang Tentara Jerman dan Polandia Gegara Bantu Pasukan Zelenskyy
Angkatan Udara Ukraina kehilangan satu pilot terbaiknya. Anton Listopad, kapten pesawat SU-24 AU Ukraina dikabarkan oleh media Rusia telah meninggal dunia saat membela tanah airnya.
Meski demikian, informasi mengenai kematian Anton Listopad belum diketahui.
Russia Today mengabarkan, Anton Listopad digambarkan oleh militer sebagai pilot pesawat tempur ‘ace’.
Informasi kematiannya tersebut dikabarkan dalam obituary (laporan kematian) di sekolah masa kecilnya.
Lembaga di kota Ivano-Frankovsk mengatakan di media sosial bahwa Anton Listopad "diakui pada tahun 2019 sebagai pilot terbaik Angkatan Udara Ukraina dan mengambil bagian dalam aksi militer di timur Ukraina."
Baca juga: Perang Makin Panas! Korea Utara Merapat ke Rusia, Amerika Serikat Terus Sokong Senjata ke Ukraina
Seorang kapten dengan nama itu terdaftar di antara serdadu yang dianugerahi berbagai penghargaan oleh Presiden Ukraina Vladimir Zelensky bulan lalu.
Pria itu memiliki halaman Wikipedia sendiri di ensiklopedia online versi Ukraina, meskipun hanya dibuat dua hari sebelum pesanan Zelensky diterbitkan.
Sekolah yang mengumumkan kematian Listopad menerbitkan biografi pria itu tahun lalu, yang menurutnya dia bergabung dengan angkatan bersenjata Ukraina pada 2010.
Dia menjalani dua operasi untuk memenuhi syarat menjadi pilot tempur, dan belajar di sekolah penerbangan militer di Kharkov, yang dia lulus pada tahun 2018, mewujudkan impian masa kecilnya, kata artikel itu.
Baca juga: Peperangan Putin di Ukraina Makin Kacau, Kini Rusia Jadi Target dan Siap Diserang AS dan Barat
Listopad berusia 31 pada saat kematiannya, dilihat dari biografinya.
Artikel itu memuat beberapa foto dirinya sebagai mahasiswa, mengemudikan jet tempur, dan menerima Order for Courage dari Zelensky.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pesawat-rusia_20150526_112856.jpg)