Berita Kukar Terkini

2 Karyawan di Tenggarong Seberang Edarkan Sabu, Disimpan di Kandang Ayam, 19 Poket Disita

Tim Tiger Satresnarkoba Polres Kukar meringkus dua pria, RH (39) dan DA (30) lantaran diduga mengedarkan sabu-sabu.

HO/POLRES KUKAR
Tim Tiger Satresnarkoba Polres Kukar meringkus dua pria, RH (39) dan DA (30) beserta alat bukti, lantaran diduga mengedarkan sabu. HO/POLRES KUKAR 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Tim Tiger Satresnarkoba Polres Kukar meringkus dua pria, RH (39) dan DA (30) lantaran diduga mengedarkan sabu-sabu.

Penangkapan itu dilakukan tepat pada HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Rabu (17/8/2022) lalu. Dua pria tersebut merupakan warga Tenggarong Seberang.

Dari tangan RH, polisi menyita 15 poket sabu-sabu seberat 9,34 gram, sementara DA kedapatan mengantongi 4 poket sabu seberat 0,95 gram.

“Keduanya pengedar,” kata Kasat Resnarkoba Polres Kukar AKP MP Rachmawan, Senin (22/8/2022).

Awalnya, kasus tersebut terungkap lantaran pihaknya mendapat laporan ada pegawai swasta yang merangkap sebagai pengedar sabu di Desa Separi, Tenggarong Seberang.

Baca juga: Kabur Pakai Mobil dan Terpojok di Simpang Lampu Merah, 2 Pengedar Sabu di Samarinda Dibekuk

Kemudian, dari hasil penyelidikan, terungkap pengedar tersebut adalah DA, yang juga karyawan swasta di daerah Separi.

Saat digerebek polisi, DA akhirnya mengaku memiliki sabu yang disimpan di kandang ayam belakang rumahnya.

Polisi pun menemukan 4 poket sabu tersimpan dalam dompet kecil berwarna coklat. Bersama dengan timbangan digital dan uang tunai senilai Rp 1,1 juta yang diduga hasil penjualan sabu.

Dari hasil interogasi, muncul nama RH yang diduga juga merupakan pengedar sabu seperti DA. RH diketahui tinggal tidak jauh dari rumah DA.

“Pelaku (DA) mengaku mendapatkan barang (sabu) dari RH,” ujar Rachmawan.

Penyelidikan itu pun berlanjut ke RH, hingga didapati 15 poket kecil sabu seberat 9,34 gram, disita juga uang hasil penjualan.

Baca juga: Nongkrong Tunggu Pembeli di Depan Gang Rumahnya, Pengedar Sabu di Samarinda Diciduk Polisi

Uang hasil penjualan itu senilai Rp 1 juta, serta alat takar dan timbangan yang digunakan untuk membagi sabu menjadi poket kecil.

"Keduanya memang mengedarkan sabu ke sesama pegawai tempat mereka bekerja. Sudah sekitar setahun nyambi jualan sabu," tuturnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedu pria Tenggarong Seberang itu kini mendekam di sel tahanan Mapolres Kukar.

DA terancam dengan Pasal 114 ayat 1 junto Pasal 112 ayat 1 UU No 35 tahun 2009. Sementara RH terancam dengan Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 112 Ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved