Berita Kaltim Terkini

Harga Telur di Balikpapan dan Kutai Timur Alami Kenaikan, Bisa Capai Rp 65 Ribu per Piringnya

Pasalnya, dibeberapa daerah di Kalimantan Timur, harga telur mengalami kenaikan. Salah satunya di Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Penjual telur ayam negeri di Balikpapan, Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO) 

"Mudahan cepat normal lah, kasian juga pembeli ini kalau mahal kan," pungkasnya.

Sementara itu, Magdalena, salah satu penggemar telur ayam turut mengeluhkan kenaikan harga yang terjadi.

Baca juga: Harga Telur Ayam di Balikpapan Naik, Tembus ke Angka Rp 69 Ribu per Piring

"Kita ini kan memang suka telur ayam ya, apalagi anak dan cucu saya," tuturnya.

"Jadi berasa berat juga, cuma kita ambil positifnya aja, jadi belinya agak dikurangi, harapanya mudahan bisa cepat normal lagi lah ya," ucapnya.

Harga telur ayam tengah merangkak naik lagi, bahkan kini di Pasar Klandasan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur sudah tembus Rp 69 ribu per piringnya.

Salah satu pedagang telur ayam di Pasar Klandasan Kota Balikpapan, Muhammad Hasan Basri, mengungkapkan kenaikan harga telur ayam diperkirakan naik sejak awal bulan Agustus lalu.

Baca juga: Penyebab Harga Telur Ayam di Kutai Timur Naik

"Mulai naiknya ini sudah dari awal Agustus, masih belum tahu sampai kapan, diperkirakan sih bakal terus naik," ujarnya, saat dijumpai TribunKaltim.co pada Rabu (24/8/2022).

Disampaikan oleh Hasan, dengan kisaran harga sebelumnya, dari Rp 54 ribu sampai Rp 65 ribu per piringnya, sudah naik menjadi Rp 57 ribu hingga Rp 69 ribu per piringnya.

"Naiknya harga telur ayam ini disebabkan oleh harga pakan ayam petelur yang masih mahal," tutupnya.

Tak hanya di Kota Balikpapan saja, harga telur di Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur juga mengalami kenaikan.

Baca juga: Harga Telur Ayam di Sangatta Kutim Naik, Sentuh Angka Rp 65 Ribu

Salah satu penjual telur, Nursena membenarkan adanya kenaikan harga telur meningkat tajam menjadi di Rp 65 ribu.

"Seikat isi lima piring modalnya sudah Rp 295 ribu, otomatis dijual ke pelanggan sudah Rp 60 ribu ke atas," ucapnya.

Semula, Nursena menjual sepiring telur dengan harga normal yakni Rp 58 ribu sebelum kenaikan harga terjadi.

Dirinya mengaku bahwa kenaikan harga telur ini terjadi sejak sepekan terakhir.

Baca juga: Resep Bola Daging Kecap Telur Puyuh, Solusi agar si Kecil Tidak Sulit untuk Makan Siang

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved