Berita Samarinda Terkini
Warung Makan Iga Bakar Sunaryo Ditertibkan, Ini Kata Walikota Samarinda Andi Harun
Walikota Samarinda Andi Harun buka suara soal penertiban Warung Makan Iga Bakar Sunaryo, Sabtu (27/8/2022)
Penulis: Sarikatunnisa | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Walikota Samarinda Andi Harun buka suara soal penertiban Warung Makan Iga Bakar Sunaryo, Sabtu (27/8/2022).
Ia menyayangkan pembicaraaan di media sosial yang ikut mengait-ngaitkan hal tersebut dengan anaknya, bahwa juga ingin membuka usaha serupa.
"Saya pastikan tidak ada itu dan itu semata-mata dilakukan oleh pemerintah karena kawasan tersebut, baru kemarin saya dilaporkan bahwa kawasan tersebut di area pelataran ruko, disebelahnya parit" kata Andi Harun.
Warung tersebut dinilai sangat mencolok karena beraktivitas di area pelataran ruko ditambah posisinya tepat di sudut jalan protokol.
Baca juga: Harga Telur Terus Meroket Hingga Rp 62 Per Piring, Pedagang Pasar Segiri Samarinda Batasi Stok
Baca juga: Cuaca Samarinda Hari Ini Sabtu 27 Agustus 2022, Waspada Hujan Turun pada Pagi dan Malam
Baca juga: Mahasiswa Unjuk Rasa di Balai Kota Samarinda Tolak Wacana Penurunan Insentif Guru
"Yang kedua warung iga bakar itu kan rame katanya ya, tetapi kewajibannya atau kewajiban sebagai pengusaha itu tidak pernah bayar pajak." sambungnya.
Bahkan menurutnya warung-warung yang tidak seramai itu lebih taat dalam membayarkan kewajiban pajaknya pada pemerintah kota.
"Tetapi lebih dari itu berkali kali saya menegaskan kepada seluruh masyarakat bahwa pemerintah hanya menertibkan PKL, warung, atau kegiatan usaha pertama tidak berizin." ujarnya.
Ia mengatakan bahwa penertiban ini akan dilakukan secara bertahap.
Pemerintah Kota menyarankan sisah waktu di tahun terakhir ini untuk mencari tempat yang sesuai peruntukannya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya warung tersebut sangat ramai dan sudah berlangsung lama.
Sehingga menurutnya untuk menyewa ruko atau space bukanlah sebuah masalah besar.
"Apalagi ramai sudah banyak untungnya kan, sewa ruko atau sewa space, kan itu sudah banyak yang diuntungkan" ujarnya.
Ia juga menyayangkan karena seolah-olah di saat menjalankan tugas menertibkan pemerintahlah yang bersalah.
"Padahal kita ingin secara bersama-sama, ingin pelan-pelan membuat kita ini nyaman, tapi selalu sisi negatifnya" ungkapnya.
Baca juga: 3 Pelaku Curanmor di Samarinda Diringkus Polisi, Barang Bukti Ada 6 Motor
"Kalau misalnya mungkin knock down, tempatnya bagus, tidak bertentangan dengan tata kota yang kita mau, dan tidak berada dilokasi seperti itu tidak ada masalah sih sebenarnya" imbuhnya.
Sehingga tidak bisa dibandingkan dengan warung-warung tenda di emperan toko yang sifatnya knock down atau bongkar pasang. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Walikota-Samarinda-Andi-Harun065.jpg)