Berita Balikpapan Terkini

Demi Miliki Ponsel Idaman, Dua Anak di Balikpapan Nekat Tebus Dengan Uang Palsu

Sebuah konter ponsel terpaksa harus mengalami kerugian jutaan rupiah usai tertipu dengan uang palsu.

Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Satreskrim Polresta Balikpapan berhasil mengungkap peredaran uang palsu di Balikpapan dengan modus pembelian unit ponsel oleh dua orang anak di bawah umur. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sebuah konter ponsel terpaksa harus mengalami kerugian jutaan rupiah usai tertipu dengan uang palsu.

Sebelumnya, dua orang anak di bawah umur berinisial PL (15) dan MI (16) disangka melakukan transaksi pembelian satu unit ponsel merk iPhone 11 menggunakan uang palsu.

Kasat Reskrim Polresta Balikpapan, Kompol Rengga Puspo Saputro mengatakan, awalnya korban selaku penjual tak menyadari uang palsu itu.

Dimana uang palsu itu dicetak semirip mungkin dengan aslinya dalam pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.

Baca juga: Pengetap Solar di Balikpapan Diringkus, Diduga Antre di Banyak SPBU

Sehingga transaksi sempat terjadi. Alhasil ponsel pun berpindah kepemilikan kepada kedua pelaku.

"Kemudian saat didapati oleh korban yang dipakai ada uang palsu, korban melaporkan ke Polresta Balikpapan," ungkap Rengga.

Sebagai gambaran, dari detil gambar, visual, dan ukuran nyaris sulit dibedakan dengan uang asli. Namun celahnya ada pada warna dan tekstur.

Dari uang palsu yang digunakan tersangka, warna yang tercetak relatif gelap. Dan jika diperhatikan lebih seksama, gambar yang terlihat menampilkan kesan blur.

Baca juga: Warga Graha Indah Balikpapan Diringkus Polisi, Mengetap Solar Pakai Kartu Uang Elektronik

Sementara dari tekstur, perlu sedikit usaha dalam meraba. Teksturnya sedikit banyak persis seperti uang asli yang baru, namun terkesan ringkih saat dipegang.

Rengga menjelaskan, uang palsu yang dimiliki tersangka setara nilai Rp 6,5 juta. Dimana uang tiruan itu didapatkan dengan pembelian secara online seharga Rp 1,5 juta.

Sementara oknum yang memproduksi uang palsu tersebut, lanjut Rengga, berdomisili di Sidoarjo, Jawa Timur. Dimana kini modusnya telah terbongkar dan sudah diamankan di Polres Sidoarjo.

Baca juga: Link Live Streaming Liga 2 Persiba Balikpapan vs Persipura Jayapura

"Dia (kedua pelaku) memesan disana dan dikirim disini dengan harga Rp 1,5 juta, kemudian dibelanjakan handphone ini," imbuh Rengga.

Rengga tambahkan kedua pelaku baru kali ini melakukan perbuatannya dan berhasil diamankan oleh polisi setelah melakukan transaksi jual beli handphone. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved