Senin, 20 April 2026

Berita Pemkab Kutai Barat

Kubar Punya Produk Olahan Pangan Perikanan, Diproduksi Kelompok Wanita Nelayan Kenohan Baru

Sekkab Kubar, Ayonius me-launching produk olahan pangan perikanan karya wanita nelayan Kampung Kelumpang, binaan Dinas Perikanan Kubar.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Kubar
Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Ayonius bersama jajarannya saat mendukung promosi produk olahan pangan perikanan berupa kerupuk dan abon ikan Kandia, Rabu (31/8/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO - Kelompok Wanita Nelayan Kenohan Baru (KWNKB) Kampung Kelumpang, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, meluncurkan produk olahan pangan perikanan dalam bentuk kemasan seperti kerupuk ikan Kandia dan abon ikan Kandia.

Di-launching produk olahan itu, diharapkan menjadi pendorong dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan, terutama menambah penghasilan rumah tangga.

"Menggeluti usaha yang dirintis, harus sabar dan konsisten. Jangan setengah hati mengembangkannya," tegas Sekkab Kubar Ayonius, saat me-launching produk olahan pangan perikanan karya wanita nelayan Kampung Kelumpang binaan Dinas Perikanan (Diskan) Kubar, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Adat Ngugu Tahun Pererat Persaudaraan, Warga Kampung Bentas Melestarikan Budaya

Pada kegiatan itu juga, diserahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pertamina (Persero) Unit Pemasaran (MOR) VI Balikpapan berupa alat produksi kepada KWNKB Kampung Kelumpang di Kompleks Perkantoran Kampung Kelumpang atau Jalan Raya Kelumpang, RT 2, Kampung Kelumpang.

Menurutnya, agar usaha tersebut dapat maju, setiap hal harus diperhatikan, apalagi ini sektor perikanan.

Selain dianggarkan melalui APBD Kubar, juga mendapatkan bantuan dari Kementerian dan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Peran Diskan melalui bidang perikanan tangkap, perangkat daerah (PD), kecamatan, kampung, kelompok nelayan dan stakeholder terkait dapat bersama-sama mendukung menyukseskan keberhasilan produk ini untuk maju bersaing dipasaran.

Seiring maju dan berkembangnya teknologi, pemasaran harusnya lebih mudah tetap dengan catatan produk yang dipasarkan pun siap edar secara keseluruhan.

Baca juga: Pencapaian Imunisasi Tahap I Melebihi Target Nasional, Kutai Barat Raih Tiga Penghargaan

Diskan bersama PD terkait lebih intensif melakukan pembinaan dan pelatihan yang lebih tepat sasaran sehingga pengolahan produk nantinya dapat lebih efektif dan efisien yang berimbas dengan peningkatkan nilai jual olahan.

"Saya percaya dengan dorongan dan gerakan yang lebih dari PD kepada masyarakat, maka produk olahan ini akan sukses dipasaran. Dengan sinergitas pemerintah dan pelaku usaha akan dapat mendukung eksistensi produk tersebut ke depannya," ujarnya.

Jika dicermati bagaimana produk dari luar Kubar berhasil menjadi komoditi jualan yang laku dan berhasil.

Selain rasa produknya enak, pengemasan juga menarik, memiliki sertifikasi halal, ijin usaha, perizinan produksi industri rumah tangga (IPRT), memiliki sumber daya manusia dan sistem manajemen pemasaran yang andal.

Baca juga: Dinas Pertanian Kutai Barat Bentuk Satgas Cegah PMK

Berdasarkan hal tersebut, semua produk kemasan Kubar harus memiliki beberapa standar, syarat dan kriteria itu, sehingga memudahkan memasarkannya baik itu di supermarket, toko swalayan maupun Indomaret.

Produk yang ditawarkan akan memberikan rasa aman dan dikonsumsi oleh masyarakat (konsumen) juga sudah siap bersaing dengan produk unggulan lainnya.

"Karena target pasarnya bukan sebatas perorangan yang dikenal, tetapi lebih luas. Dengan pengelolaan yang tepat, diharapkan menjadi wadah untuk terciptanya lapangan pekerjaan seiring dengan meningkatnya penjualan produk ini," ucapnya. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved