Banjir di Balikpapan

PSHT Balikpapan Bakti Sosial di Karang Joang Kurangi Dampak Banjir

Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Balikpapan menggelar Bakti Sosial di Kawasan Jalan Batu Ratna, RT 14 Kelurahan Karang Joang

Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
HO/PSHT Balikpapan
Kegiatan Bakti Sosial yang di gelar PSHT cabang Balikpapan di kawasan Karang Joang Km. 11, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Balikpapan menggelar Bakti Sosial di Kawasan Jalan Batu Ratna, RT 14 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.

Kegiatan ini sebagai bentuk menanggulangi dampak banjir yang kerap terjadi, Minggu (4/8/2022).

Kegiatan ini dalam rangka merayakan Satu Abad PSHT dengan motto "PSHT berbakti untuk negeri".

Ketua Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Balikpapan, Ridwan Hadi mengatakan kegiatan tersebut meliputi pembersihan saluran sungai yang terhambat oleh sampah-sampah dan kerap menyebabkan terjadinya banjir.

Baca juga: Solusi Banjir di Balikpapan, Walikota Rahmad Masud akan Launching Proyek Multiyears DAS Ampal

Tentunya ini menanggulangi dan mengulangi dampak banjir yang sering terjadi di kampung ini.

"Kami membersihkan saluran sungai yang saat ini agak sedikit terhambat oleh sampah-sampah sehingga masyarakat disekitar kelurahan karang Joang, tepatnya di Kilometer 11, RT 14 ini sering terendam banjir," ucapnya.

Tak hanya itu, mereka juga menanam sekitar 1000 pohon untuk menanggulangi bencana tanah longsor. Beberapa tumbuhan yang ditanam merupakan

"Di samping itu kami juga mempunyai target hari ini, untuk penanaman pohon reboisasi berjumlah 1000 pohon yang insya Allah akan kami tanam di daerah yang rawan longsor," tambahnya.

Baca juga: FOTO-FOTO Banjir di Balikpapan, Banyak Motor Terendam hingga Lantai Rumah Ambles Longsor

Terdapat sekitar 750 anggota PSHT cabang Balikpapan yang turut andil dalam kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Ridwan berharap kegiatan tersebut terus berlanjut sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat, bangsa dan negara.

"InsyaAllah kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti disaat acara satu abad ini saja," katanya.

Karena PSHT juga mempunyai tujuan untuk "Memayu Hayuning Bawana".

Inilah implementasi dari kalimat tersebut. Jadi sebagai orang PSHT, tidak hanya mengajarkan olahraga pencak silat-nya saja.

"Tapi kami juga mengajarkan pengabdian terhadap masyarakat, bangsa dan negara," harapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved