Berita Nasional Terkini

Sorot Pertemuan Prabowo dan Puan Maharani, Rocky Gerung: PDIP Ngecek ke Prabowo Soal Restu Jokowi

Rocky Gerung sebut kunjungan Puan Maharani ke kediaman Prabowo Subianto hanya sekedar mengecek apakah Ketua Umum Gerindra tersebut dapat restu Jokowi

Penulis: Justina | Editor: Justina
Kolase YouTube Geolive/ Instagram @puanmaharaniri
Baru-baru ini, Rocky Gerung tanggapi pertemuan Prabowo Subianto dan Puan Maharani. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pengamat Politik Rocky Gerung mengaku bahwa safari yang dilakukan Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani ke kediaman Ketua Umum Gerindra hanya untuk sekedar memastikan apakah sudah mengantongi restu dari Presiden Jokowi maju sebagai calon presiden 2024.

Menurut Rocky Gerung, PDIP saat ini ingin mengetahui siapa yang sedang berselisih dengan Jokowi.

"Dia perlu tahu secara jelas, siapa yang akan dicalonkan pak Jokowi tuh, kan itu intinya. Jadi, buat saya pasti pak Prabowo akan bilang 'pastilah sudah dapat restu itu'" kata Rocky Gerung dikutip dari kanal YouTube dari kanal YouTube pribadinya (Rocky Gerung Official), Selasa (6/5/2022).

"Walaupun PDIP mungkin dapat bocoran 'itu belum' kira-kira begitu. Jadi hal yang paling bagus adalah soal kita berpikir, PDIP ngecek langsung pada Prabowo, udah dapat restu presiden belum," sambungnya.

Baca juga: Sebut Kenaikan Harga BBM Kacau, Rocky Gerung: Orang Makin Lihat, Mereka Ditipu Dua Kali Soal BBM

Kendati demikian, Rocky Gerung tak menampik bahwa siapa saja yang kenal dengan watak Prabowo Subianto, dapat restu atau tidak, pasti dia tetap mencalonkan diri sebagai Capres 2024.

Di mana diakuinya kalau terdapat semacam diktum di dalam diri Prabowo Subianto untuk memimpin Indonesia.

"Karena itu, pagi-pagi Gerindra sudah kasih wanti-wanti tuh, bahwa hanya Prabowo yang kita dorong untuk jadi presiden, Anies tidak, Sandi tidak, siapaun tidak tuh,"ujar Rocky Gerung.

Baca juga: Harga BBM Pertalite Dikabarkan Naik pada September 2022, Rocky Gerung: Jokowi Terombang-ambing Lagi

Prabowo Subianto dengan player atau pemain yang paham dalam politik dan didukung Gerindra, tentu saja itu juga menjadi tagihan bagi Jokowi untuk segera memberikan izin berkampanye.

"Jadi, saya kira itu intinya kenapa ibu Puan atau ibu Mega sebetulnya mencemaskan posisi pak Prabowo di dalam kemungkinan untuk koalisi dengan PDIP," ucap Rocky Gerung.

"Kan bu Mega tetap merasa 'kan kita, saya dan pak prabowo punya perjanjian batu tulis tuh' tapi sangat mungkin tinggal batunya, tulisannya udah gak ada," lanjutnya.

Baca juga: Sindir Aboe Bakar soal Bisikan Sayang Saat RDP, Rocky Gerung: HP Dimatikan Pas Rapat, Etikanya Itu

Oleh karena itu, Rocky Gerung secara gamblang menyebutkan bahwa pertemuan Prabowo Subianto dan Puan Maharani tidak ada yang bisa diharapakan terlalu banyak sebagai langkah yang konkret atau untuk berkoalisi.

Menurutnya, Puan Maharani setelah kunjungan tersebut hanya pulang dan menyampaikan ke Megawati Soekarnoputri bahwa tidak ada pembahasan lebih lanjut.

"Kan pak Prabowo tetap ingin kasi sinyal bahwa dia bersama atau tidak bersama PDIP, dia akan maju,itu satu poin yang udah final tuh. Sementara, Puan nggak bisa ngomong begitu bahwa ada atau tanpa Prabowo dia bisa maju, siapa yang akan pinang, itu masalhnya kan," ungkap Rocky Gerung.

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menemui Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9).

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved