Berita Bontang Terkini

Buka Ruang Mediasi dengan Demonstran, Sejumlah Anggota DPRD Bontang Ikut Tolak Kenaikan Harga BBM

DPRD Bontang membuka ruang mediasi kepada para demonstran yang turut aksi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Penulis: Ismail Usman | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Rapat mediasi DPRD bersama masa aksi tolak keniakan harga BBM di Gedung Dewan. (TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Anggota DPRD Bontang membuka ruang mediasi kepada para demonstran yang turut aksi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Amanah Penderitaan Rakyat (Ampera) itu mendorong para anggota DPRD Bontang untuk menyatuhkan sikap menolak kenaikan BBM.

Tidak hanya kelompok mahasiswa, para anggota Asosiasi Trevel Bontang (ATB) juga turun dalam aksi dan mediasi bersama DPRD Bontang.

Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Agus Haris yang memimpin jalanya mediasi mengatakan, kebijakan kenaikan BBM merupakan keputusan pemerintah pusat.

Baca juga: Masa Aksi Tolak Kenaikan BBM Berhasil Menerobos Masuk ke Gedung DPRD Bontang

Namun, aspirasi para mahasiswa dan supir travel ini tetap akan ditampung untuk dikoordinasikan ke pemerintah pusat.

“Ini keputusan pemerintah pusat. Kami hanya bisa memfasilitasi aspirasi teman-teman mahasiswa,” bebernya dalam rapat mediasi, Senin (12/9/2022).

Sementara ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina secara gamblang menyatakan sikap menolak kenaikan BBM.

Baca juga: Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa di Bontang Juga Soroti Persoalan Banjir

Pasalnya aspirasi yang disampaikan mahasiswa ini telah mewakili masyarakat kalangan kecil di Bontang.

“Saya apresiasi gerakan mahasiswa ini. Jadi saya sebagai ketua Komisi III secara tegas menolak kenaikan BBM,” terangnya.

Senada dengan ketua Komisi III, Abdul Malik yang merupakan perwakilan Praksi PKS juga menolak.

Baca juga: Jadwal Pelayaran KM Binaiya Rute Bontang - Awarange Pekan Ini

Bahkan Abdul Malik menyatakan, secara kepartaian, PKS dari pusat hingga ke daerah sudah mengirimkan surat atas penolakan kenaikan BBM.

“Saya juga dari Praksi PKS juga menolak kenaikan harga BBM,” tandasnya.

Tidak hanya menolak kenaikan harga BBM, isu banjir Bontang juga santer dibahas dalam rapat mediasi. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved