Berita Kutim Terkini
Sebanyak 45 SR di Kecamatan Sandaran Kutim Sudah Dialiri Air Perumda TTB Sejak Tahun 2009
Pelayanan Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tersebar hampir di seluruh kecamatan.
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pelayanan Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tersebar hampir di seluruh kecamatan.
Tidak terkecuali wilayah paling utara dari Kabupaten Kutim yakni Kecamatan Sandaran yang mana Perumda TTB Kutim sudah hadir sejak tahun 2009.
Di kecamatan tersebut, pusat pelayanan Perumda TTB Kutim terletak di Desa Manubar.
“Unit Sandaran mulai beroperasi di tahun 2009. Pelanggan yang terlayani 45 sambungan rumah,” ujar Direktur Perumda TTB Kutim, Suparjan.
Baca juga: Peringatan Hari ke-61 Pramuka di Kutim, Kakak dan Adik Pramuka Menari Bersama usai Upacara
Di area Instalasi Pengolahan Air (IPA), Perumda TTB Kutim Unit Sandaran memiliki pompa berkapasitas 5 liter/detik.
Dilengkapi reservoir yang mampu menampung 100 meter kubik air dengan sumber energi yang masih menggunakan genset.
“Menjalankan mesin di intake dan pengolahan kita masih menggunakan genset,” ujarnya.
Untuk diketahui, waktu tempuh ke dari Perumda TTB Kutim ke Unit Sandaran membutuhkan 5 hingga 6 jam perjalanan darat dan laut.
Baca juga: Permudah Sekolah Belanjakan Dana BOS di Kutim, Kepsek Beralih Pakai Aplikasi SIPLah
Dari ibu kota Kabupaten, Sangatta, harus melewati tiga kecamatan yakni Kecamatan Bengalon, Kaliorang, kemudian dari Sangkulirang menyeberang laut menuju Kecamatan Sandaran.
Kepala Bagian Teknik Rudiansyah menjelaskan IPA Unit Sandaran dibangun oleh pemerintah pada tahun 2007.
Mulai pembangunan pipa distribusi, pengadaan pompa centryfugal, pembuatan resevoar 100 meter kubik beserta rumah pompa.
Dana pembangunan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 947 miliar.
Baca juga: DPPKB Kutim Kirim Bidan Ikuti Sertifikasi Contraception Technology Update di Samarinda
Melalui bukti dokumen aset yang diserahkan ke kami tahun 2016. Unit Sandaran dibangun di tahun 2007.
"Diawal dengan pengerjaan pipa distribusi diameter 100 mm sepanjang 6,8 kilometer. Berdasarkan Nomor kontrak tertanggal 28 maret 2007,” ujarnya.
Sebagai informasi, kini jumlah pelanggan Unit Sandaran 66 sambungan rumah dengan administrasi sebesar 3,26 persen dan pelayanan teknis 19,80 persen. (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.