Berita Kubar Terkini

Harga BBM Eceran Jenis Pertalite di Kutai Barat Dijual Mulai Rp 13 Ribu hingga Rp 15 Ribu Per Botol

Pasca kenaikan harga jual bahan bakar minyak (BBM), para penjual BBM eceran diseluruh daerah juga terpaksa ikut menyesuaikan harga.  

Penulis: Zainul | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Di Kabupaten Kutai Barat,  BBM jenis Pertalite dijual seharga Rp 13.000 - 15.000 per botol oleh para pedagang BBM eceran. (TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL) 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Pasca kenaikan harga jual bahan bakar minyak (BBM) secara nasional beberapa waktu lalu, para penjual BBM eceran diseluruh daerah juga terpaksa ikut menyesuaikan harga.  

Seperti di Kabupaten Kutai Barat, harga BBM di wilayah paling ujung provinsi Kalimantan Timur ini dijual seharga Rp 13.000-15.000 per botol untuk BBM jenis Pertalite

Menurut para pedagang, perbedaan harga jual BBM jenis Pertalite tersebut tergantung pada takaran yang ada di dalam botol.

" Rp 13.000 per botol begini, tapi kalau botolnya penuh itu Rp 15.000 soalnya kam kalau penuh begini ukuranya lebih 1 liter. Kalau hanya sampai di garisnya itu hitungannya 1iter," katara Witan penjual BBM eceran di jalan poros Barong Tongkok, Kutai Barat, " Selasa (20/9/2022).

Baca juga: 6 Pemilik Hak Suara Cabut Dukungan dari Salah Satu Calon, 9 Voter Dukung Tino Ketua Askab PSSI Kubar

Pedang lain mengaku mendapatkan BBM tersebut dari SPBU dengan kapasitas minimal 1 kali pengisian dalam sehari.

"Ambilnya dari SPBU tapi kita dibatasi. Antrian hanya boleh satu kali saja itu full tangki, kalau dua kali tidak dibolehkan. Di SPBU kan udah naik 10000, jadi kita jual 13000,” kata Anton pedagang BBM eceran.

Anton mengatakan meskipun harganya naik, masyarakat yang tidak mau antre di SPBU terpaksa membeli di luar.

Baca juga: Kejar Capaian Target PAD Tahun Ini, Bapenda Kubar Optimalkan 11 Sektor Sumber Pajak

" Tetap aja mereka beli, mau gak mau kan daripada jalan kaki. Apalagi ini kan naiknya tiba-tiba mungkin mereka malas ngantre di Pom kan,” ujarnya.

Sebelumnya pemerintah resmi menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, mulai Sabtu sore Pukul 14.30 WIB.

Pengumuman itu disampaikan langsung Presiden Joko Widodo, didampingi sejumlah Menteri di Jakarta.

Baca juga: Efek Harga BBM Naik, Tarif Speedboat Kubar-Mahulu Tembus Rp 400 Ribu per Orang

“Saat ini pemerintah harus membuat keputusan dalam situasi yang sulit. Ini adalah pilihan terkahir pemerintah, yaitu mengalihkan subsidi BBM,” ujar Jokowi dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Ada tiga jenis BBM yang mengalami kenaikan harga.Yaitu Pertalite, dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kemduian Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter. Berikutnya harga Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved