Berita Samarinda Terkini

Komisi III DPRD Geram Plt Karo Pengadaan Barjas Setdaprov Kaltim Tak Hadir Lagi dalam Rapat Bersama

Komisi III DPRD Kaltim geram ketika Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim kembali tidak hadir

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FAIROUSSANIY
Ketua Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang (kanan) didampingi Ketua Komisi III Syafruddin (kiri) dan Anggota Komisi III Sutomo Jabir (tengah) saat mengungkapkan kekecewaannya usai batalnya rapat bersama Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, Selasa (20/9/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FAIROUSSANIY) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi III DPRD Kaltim geram ketika Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim kembali tidak hadir untuk ketiga kalinya dalam rapat bersama membahas serapan anggaran.

Rendahnya serapan anggaran di Biro Barjas Setdaprov Kaltim dituding menjadi salah satu penyebab tidak maksimalnya proses lelang di OPD teknis.

Dalam rapat Selasa (20/9/2022), Komisi III yang dipimpin Veridiana Huraq Wang dan didampingi anggota DPRD lain hanya bisa menunda kembali pembahasan lantaran peserta rapat hanya dihadiri Kabag Pembinaan, Pejabat Eselon IV dilingkup Biro Barjas, dan 14 Pokja.

"Kita tunda (rapat bersama), ini sudah tiga kali kami rapat Plt Kepala Biro Pengadaan Barjas tidak pernah hadir," tegas Veridiana.

Baca juga: Satpol PP Samarinda Lakukan Operasi Yustisi, Sasar Badut, Anjal, Gepeng dan Miras

Dalam rapat kehadiran pokja-pokja dibidang masing-masing dan tentunta tidak mengerti secara global masalah apa yang sedang dihadapi sehingga rapat  tentu tak berjalan maksimal, yang seharusnya hadir tentu Plt Kepala Biro sebagai penyampai yang mengetahui seluk-beluk akarumput dari apa yang harusnya dipertanggungjawabkan. 

"Kita tunggu saja dia hadir. Sebagai seorang pimpinan dia kan harus bertanggungjawab," sebut Veridiana. 

Dilanjutkannya, anggaran besar di Biro tersebut lamban terserap bahkan belum mencapai seperempat persen dari total yang ada.

Komisi III DPRD Kaltim sejatinya ingi  membahas proses lelang yang terus-terusan saklek dan tidak bisa berjalannya roda pembangunan sesuai apa visi-misi yang disampaikan Gubernur Kaltim Isran Noor.

Baca juga: Pemkot Samarinda Siapkan Mitigasi Bencana Dalam Rangka Tanggulangi Banjir dan Longsor

Jelas saja, dewan geram lantaran hal ini sudah tak sesuai dengan mandat yang diberikan oleh pimpinan mereka di Pemprov Kaltim.

Sorotan tajam ke pejabat pelaksana tugas terus-terusan dikeluhkan agar Isran Noor juga menyadari ada yang salah dengan bawahannya tersebut 

"Kami ingin koordinasi terkait proses lelang yang lambat. Bayangkan hingga saat ini baru Rp117 miliar yang telah terserap dari Rp1,7 triliun anggaran yang dikelola Biro Barjas. Ini sudah bulan September, ini baru (APBD) murni loh, baru segini dapatnya. Ini masalah yang krusial itu apa sih di sana," tukas Veridiana lagi.

Isran Noor juga didesak mencopot Plt Karo Pengadaan Barjas Buyung Dodi Gunawan yang dianggap dewan sudah tidak layak memimpin biro tersebut.

Baca juga: Bandar Togel di Teluk Lerong Ulu Samarinda Dibekuk, Pelaku Untung Rp 1 Juta per Minggu

Desakan tersebut juga dituangkan dalam surat nomor 005/II.2-1158/Set.DPRD perihal evaluasi kinerja Plt Karo Pengadaan Barjas Buyung Dodi Gunawan dan sudah dilayangkan DPRD Kaltim kepada Isran Noor tertanggal 15 Agustus 2022.

"Kita juga sudah bersurat ke Gubernur Kaltim, secara resmi," tandas Veridiana.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved