Virus Corona

Pfizer atau Moderna yang Paling Ampuh? Inilah Perbandingan Efektivitas Vaksin Virus Corona Terbaru

Inilah perbandingan efektivitas Vaksin Virus Corona terbaru, Pfizer atau Moderna yang paling ampuh?

Editor: Doan Pardede
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Masyarakat Kota Balikpapan menerima vaksinasi Covid-19. Lihat perbandingan efektivitas Vaksin Virus Corona terbaru, Pfizer atau Moderna yang paling ampuh? 

TRIBUNKALTIM.CO - Inilah perbandingan efektivitas Vaksin Virus Corona terbaru, Pfizer atau Moderna yang paling ampuh?

Pfizer dan Moderna adalah dua dari sejumlah vaksin Covid-19 yang dipakai untuk booster.

Di antara vaksin Covid-19 booster Pfizer dan Moderna, siapa yang lebih ampuh memberi perlindungan terhadap Omicron yang menyebabkan lonjakan kasus Covid-19?

Vaksinasi booster Covid-19 penting untuk melindungi terhadap infeksi varian Omicron dan menurunkan risiko orang dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Update Virus Corona Indonesia dan Dunia Hari Ini, Perancis Beri PerIngatan Soal Kebangkitan Covid-19

Selain itu, muncul pula wacana vaksin dosis keempat atau booster kedua Covid-19.

Seperti vaksin Covid-19 sebelumnya, perlindungan terhadap Covid-19 dapat mengalami penurunan seiring waktu, sehingga memerlukan booster.

Berikut ini beberapa penelitian tentang berapa lama vaksin Covid-19 booster atau dosis ketiga bertahan:

Vaksin Covid-19 booster Pfizer

Para peneliti memiliki perkiraan awal tentang berapa lama suntikan ketika vaksin Covid-19 booster Pfizer akan bertahan.

Dilansir NPR, 19 Januari 2022, menurut para peneliti Badan Keamanan Kesehatan Inggris, perlindungan vaksin Covid-19 booster Pfizer terhadap infeksi kemungkinan bersifat jangka pendek.

Perlindungan berlangsung kurang dari enam bulan, tetapi perlindungan terhadap penyakit parah tampaknya lebih kuat.

Secara khusus, para peneliti menemukan bahwa tepat setelah suntikan ketiga vaksin Covid-19 booster Pfizer, perlindungan terhadap infeksi simtomatik cukup baik.

Dua minggu setelah suntikan, vaksin Covid-19 booster Pfizer mengurangi risiko sekitar 70 persen.

Tapi perlindungan itu dapat turun dengan cepat.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved