Berita Berau Terkini

Alokasikan Rp 14 Miliar dari DAU Untuk Perlindungan Sosial BBM di Berau

Pemkab Berau mengalokasikan kurang lebih Rp 14 miliar untuk digunakan perlindungan sosial, dampak dari kenaikan bahan bakar minyak

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI
Asisten II Setkab Berau, Agus Wahyudi.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI PENGESTI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB- Pemkab Berau mengalokasikan kurang lebih Rp 14 miliar untuk digunakan perlindungan sosial, dampak dari kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah pusat pada 3 September lalu.

Asisten II Setkab Berau, Agus Wahyudi menjelaskan, Rp 14 miliar tersebut diambil dari dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) sebanyak 2 persen.

Dana ini nantinya, akan digunakan untuk membantu masyarakat yang benar-benar terdampak ekonominya lantaran kebaikan BBM tersebut.

“Jadi dana itu digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya BLT, dan kegiatan-kegiatan yang mendorong pertumbuhan perekonomian,” jelasnya, kepada TribunKaltim.Co, Jumat (23/9/2022).

Dari skema bantuan yang ada, Pemkab Berau, tinggal menyesuaikan dengan kondisi masyarakat di Kabupaten Berau.

Baca juga: Tanda BLT UMKM 2022 Cair dan Link, Cara Cek BPUM Rp 1,2 juta Via Login eform.bri.co.id Pakai NIK KTP

Baca juga: BSU Rp 600 Ribu Cair Lagi! Terjawab BLT Subsidi Gaji Tahap 2 Kapan Cair di Bank BNI Mandiri BRI BTN

Baca juga: Link dan Tanda BLT UMKM 2022 Cair, Cara Cek BPUM Rp 1,2 juta Via Login eform.bri.co.id Pakai NIK KTP

Mana yang cocok, dan benar-benar membantu masyarakat, itu akan diprioritaskan.

“Nanti, skema mana yang lebih sesuai dengan kondisi masyarakat yang membutuhkan, itu yang akan dilakukan. Paling tidak, dengan bantuan itu, bisa mengurangi beban, dan membantu ekonomi masyarakat terdampak,” ujarnya.

Hanya saja kata Agus, jika bantuannya melalui skema bantuan langsung tunai (BLT), akan membutuhkan waktu. Pasalnya, pihaknya harus mengumpulkan data valid penerima.

Jangan sampai kata dia, ketika BLT diserahkan, ada penerima yang seharusnya mendapatkan namun ketika penyaluran tidak dapat. Begitu juga sebaliknya.

“Mungkin nanti, penyalurannya melalui kegiatan lain, seperti subsidi, baik itu subsidi peningkatan produksi pertanian, penciptaan lapangan kerja. Kalau untuk BLT, kita belum siap basic datanya,” katanya.

Yang jelas kata Agus, alokasi dana 2 persen dari DAU dan DBH tahun anggaran perubahan APBD 2022, untuk perlindungan sosial akan digunakan. Walaupun, semua item belum sepenuhnya bisa dilakukan.

Baca juga: Update Cara Mengecek BLT BBM 2022 September Rp 600 Ribu di cekbansos.kemensos.go.id, Trik Mengajukan

“Kalau Perubahan APBD efektif di Oktober, berarti untuk Oktober, November dan Desember,” pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved