Bukan hanya Tempe dan Tape, Ini 6 Makanan Fermentasi Khas Indonesia yang Tidak Banyak Orang Tahu

Bukan hanya Tempe dan Tape, Ini 6 Makanan Fermentasi Khas Indonesia yang Tidak Banyak Orang Tahu

Editor: Nur Pratama
sajian sedap
Tape singkong 

Selain itu, makanan ini juga sudah dikenal masyarakat Jawa sejak beberapa abad lalu.

Hal itu, diketahui dari naskah Jawa Kuno, yaitu Serat Centhini yang dibuat pada abad ke-19.

Pada naskah itu diceritakan beberapa jenis makanan yang terbuat dari tempe, seperti sambal tempe, tempe goreng, tempe bacem.

Ada juga cerita tempe mentah yang dikisahkan disantap bersama kecambah dan sambal yang dibuat dari parutan kelapa.

Dalam Serat Centhini juga tercantum bahwa tempe bukan hanya jadi makanan sehari-hari tapi juga berguna sebagai makanan yang disuguhkan untuk hajatan.

2. Tapai

Tapa terbuat dari ubi kayu atau singkong. Singkong yang digunakan juga jenis singkong manis yang berwarna putih atau kuning.

Dalam pembuatan tapai, biasanya singkong dibiarkan utuh, hanya dipotong di bagian pangkal dan ujungnya, kemudian dikupas.

Setelah dicuci dan direndam sebentar, singkong utuh tersebut direbus di air mendidih hingga setengah masak.

Setengah masak artinya sudah siap dimakan, namun belum betul-betul lunak dan belum pecah-pecah.

Dalam proses peragian, ragi dilumurkan di seluruh permukaan singkong dengan ukuran dua kali lebih banyak dibandingkan ragi untuk pembuatan tapai.

3. Brem

Makanan yang sering menjadi buah tangan dari Madiun dan Wonogiri juga merupakan makanan fermentasi asli Indonesia.

Brem memiliki tekstur yang padat kemudian akan leleh dimulut saat dimakan, dengan rasa manis dan ada sensasi meletup-meletup saat mengenai lidah.

Halaman
1234
Sumber: Bobo
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved