Berita Berau Terkini

Polres Berau Gelar Tes Urine Dadakan, Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba

Seksi Propam Polres Berau bersama Subbid Provos Bidpropam Polda Kaltim menggelar tes urine acak terhadap seluruh anggota Polres Berau.

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Aris
HO/Polres Berau
Tes urine acak terhadap seluruh anggota Polres Berau. (HO/Polres Berau) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Berau bersama Sub Bidang Provos Bidang Profesi dan Pengamanan (Subbid Provos Bidpropam) Polda Kaltim menggelar tes urine acak terhadap seluruh anggota Polres Berau.

Kasubbid Provos Bidpropam Polda Kaltim AKBP Eko Alamsyah mengatakan, kedatangannya kali ini untuk melakukan penegakan penertiban dan disiplin (gaktibplin) personel Polri di Polres Berau. Salah satunya adalah pemeriksaan tes urine.

Dikatakannya, tes urine ini dilakukan untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polres Berau. Tes urine dilakukan secara mendadak tanpa pemberitahuan.

“Kegiatan ini sebagai bentuk dan wujud kegiatan tanpa diketahui oleh seluruh anggota dan ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa Polri bebas dari narkoba. Apabila terdapat anggota yang positif, maka Polres Berau akan melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut kepada anggota tersebut dan akan mendapatkan sanksi,” katanya kepada Tribunkaltim.co, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: 15 Cabor dari Berau akan Ikuti Popda Oktober Mendatang di Paser

Dia juga menjelaskan, tes urine untuk pencegahan narkoba ini sudah menjadi agenda rutin di lingkungan Polri untuk mendeteksi secara dini keterlibatan anggota dalam penyalahgunaan narkoba tersebut.

Dalam pelaksanaannya, anggota Polri yang melakukan tes urine bahkan dikawal hingga toilet.

"Kegiatan ini diharapkan menjadi shock therapy kepada seluruh anggota agar tidak macam-macam atau jangan berani menyalahgunakan narkoba dan agar kepada seluruh personel Polres Berau tidak menggunakan narkoba," tegasnya.

Baca juga: Koperasi Rutan Kelas IIB Tanjung Redeb Berau Buka Usaha Laundry

Hasilnya, semua negatif dan tidak ditemukan personel yang terindikasi menggunakan narkoba.

Dari hasil pemeriksaan terhadap urine yang telah diambil tidak ditemukan adanya urine yang positif mengandung obat-obatan terlarang, sehingga tidak ditemukan adanya pelanggaran anggota yang berupa penyalahgunaan narkoba.

Eko menambahkan, dampak narkoba bisa menyebabkan keluarga berantakan. Harta juga akan habis demi memperoleh narkoba.

Baca juga: Alokasikan Rp 14 Miliar dari DAU Untuk Perlindungan Sosial BBM di Berau

Selain itu, pengguna narkoba juga melanggar hukum dan dihukum penjara.

"Apabila diteruskan akan mengalami gangguan jiwa atau gila serta ganjaran pada akhirat nanti akan masuk neraka," tutupnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved