IKN Nusantara
Siap-Siap, Pemetaan 60 Ribu ASN yang Pindah ke IKN Nusantara Rampung Pekan Depan
Siap-siap, pemetaan 60 ribu ASN yang pindah ke IKN Nusantara rampung pekan depan
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio
TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Menpan RB Abdullah Azwar Anas mengatakan telah diminta oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi) untuk menyiapkan pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara.
"Kami juga diminta oleh presiden segera membuat skenario pemindahan ASN ke Ibu Kota Negara.
Karena belum beres kami di dalam, saya belum ketemu Pak Mendagri," katanya dalam agenda Penandatanganan Keputusan Bersama Netralitas Pegawai ASN, Kamis (22/9/2022), dilansir dari Kompas.com.
Namun, dirinya menjanjikan bahwa pekan depan semua skenario pemindahan ASN ke IKN Nusantara serta persiapan daerah otonomi baru (DOB) Papua akan rampung.
Kemudian, Anas berencana ingin bersambang ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Baca juga: Terbaik di Asia, Menpora Serahkan Rancangan Training Center Timnas di IKN Nusantara
Baca juga: Tunggakan TPP ASN di Penajam Paser Utara Capai Rp 67 M, Pembayarannya Tunggu Dana Transfer Pusat
"Tetapi minggu depan sudah selesai insyaAllah, termasuk persiapan DOB Papua dan lain-lain, kami akan duduk banyak dengan Kemendagri," kata Anas.
Mantan Bupati Banyuwangi ini bilang, pihaknya tengah memadankan data para ASN bersama dengan Badan Kepegawaian Negara ( BKN) dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).
"Saya lagi menyamakan data dengan BKN.
Karena menyelesaikan masalah datanya enggak benar, output-nya biasanya enggak benar.
Maka berhari-hari kemarin sampai malam, saya dengan deputi (Kementerian PANRB) ketemu dengan Pak Bima (Kepala BKN)," kata Anas.
"Ketemu dengan LAN, karena pelatihannya ada di LAN, kebijakannya ada di sini (Kementerian PANRB), teknisnya ada di BKN.
Ini enggak boleh beda, harus satu, datanya harus satu enggak boleh dua," sambung dia.
Pemadanan data ini bertujuan untuk membenahi sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).
Ia berharap masalah SPBE atau sistem pemerintahan berbasis elektronik segera bisa dibenahi.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, sebanyak 60.000 ASN, TNI, dan Polri bakal dimutasi ke Ibu Kota Negara (IKN) Baru Nusantara.
Pemutasian ini direncanakan akan berlangsung pada akhir tahun 2023. (*)