Berita Bontang Terkini

Memastikan Tepat Sasaran, Wawali Najirah Bakal Memantau Penyaluran BLT BBM Pemkot Bontang

Wakil Wali Kota Bontang bakal mengawal langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga yang terimbas kenaikan harga BBM Subsidi.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Wawali Kota Bontang, Najirah. (TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Wakil Wali Kota Bontang bakal mengawal langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga yang terimbas kenaikan harga BBM Subsidi.

Najirah menegaskan, penyaluran BLT BBM ini harus diawasi agar tepat sasaran.

Tim penyaluran yang bertugas juga harus selektif dan memastikan calon penerima yang mendapatkan bantun tersebut benar-benar merupakan warga kurang mampu.

“Nanti saya langsung cek ke lapangan pas penyaluran,” ujar Najirah, Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Banjir di Bontang Rendam 6 Kelurahan, BPBD Evakuasi 11 Warga dan Imbau Bahaya Binatang Buas

Wacananya Pemkot Bontang akan mengguyurkan Rp 13 miliar untuk pembiayaan program penyaluran BLT.

Besaran anggaran tersebut bersumber dari APBD Bontang yang direfocusing sebesar 2 persen.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Bahtiar Mabe mengaku telah mengantongi data terpadu kesejahteraan sosial yang akan divalidasi untuk penyaluran BLT BBM Pemkot Bontang

Tercatat saat ini ada sekitar 16 Ribu warga yang tercatat kategori miskin.

Baca juga: Cuaca Hari Ini di Bontang Minggu 25 September, Malam Diguyur Hujan

Hanya saja ada kategori khusus yang bisa masuk sebagai penerima BLT BMM ini. Misalnya
kelompok nelayan, profesi ojek, UMKM, dan masyarakat kurang mampu lainnya. 

Tapi untuk data masyarakat yang sudah mendapat BLT BBM dari pemerintah pusat sebanyak 5.414 orang.

“Yang dapat BLT BBM dari pusat itu dipastikan tidak dapat lagi bantuan dari pemerinta daerah,” ujarnya.

Saat ini Pemkot Bontang masih melakukan pembahasan teknis terkait besaran dana BLT.

Baca juga: Jadwal Borneo FC vs Madura United, Kans Bomber Timnas Indonesia U-20 Rabbani Tasnim Debut di Liga 1

Sebab kalau BLT BBM pemerintah pusat, besaran bantuan sebanyak Rp 600 ribu.

Kalau mengikuti besaran nilai BLT pusat, maka dana Rp 13 miliar yang disediakan Pemkot Bontang bisa memenuhi 21 ribu kuota penerima bantuan.

"Kita mau hitung dulu berapa besaran BLT ini. Apa kah mengikuti besaran pusat atau tidak liat nanti setelah dana nya masuk ke Dinsos," pungkasnya.

Diketahui, penyaluran BLT BBM berdasarkan perintah Kementerian Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022, pemerintah daerah diminta mengalokasikan anggaran sebesar 2 persen untuk program BLT. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved