Berita Berau Terkini

Wacana Tarif Perumda Air Minum Batiwakkal Naik, Bupati Berau Tegaskan Belum Final

Masih dalam tahap sosialisasi, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan Harga Tarif Air Bersih Perumda Air Minum Batiwakkal saat ini belum mengalam

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan wacana kenaikan tarif air bersih belum final. (TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Masih dalam tahap sosialisasi, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyampaikan Harga Tarif Air Bersih Perumda Air Minum Batiwakkal saat ini belum mengalami kenaikan harga.

Lantaran masih ada beberapa evaluasi yang masih terus akan dikaji ulang Terkait wacana penyesuaian Harga Air bersih PDAM. Walaupun, sudah ada wacana kenaikan tarifnya.

Sri Juniarsih menuturkan penyesuian tarif yang akan dilakukan oleh Perumda Air Minum Batiwakkal tentunya menjadi perhatian yang cukup besar dan serius bagi masyarakat Kabupaten Berau.

Sebagai kepala daerah maupun kuasa pemilik modal, ia menegaskan belum sepenuhnya memutuskan apa yang diwacanakan oleh direktur PDAM tersebut sehingga untuk saat ini Pemkab Berau berusaha untuk mempertahankan pembayaran PDAM dengan harga yang ada saat ini.

Baca juga: Waspada Karhutla meskipun Berau Memasuki Kemarau Basah, BPBD Patroli Keliling di 9 Kecamatan

“Jadi masyarakat jangan khawatir kami akan berusaha dan memang sebenarnya ketika tidak lakukan kenaikan harga pembayaran PDAM, ada beberapa sanksi-sanksi yang akan kita dapatkan yang pertama adalah kita dianggap tidak bisa mengelola perusahaan,” terangnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (26/9/2022).

Sri menerangkan, ada beberapa hal, jika Perusda tidak menaikkan harga, seperti
besar kemungkinan Perusda saat ini akan digabungkan dengan perusahaan lain atau digabungkan dengan PDAM yang lain misalnya di kutai timur.

Orang nomor satu di Bumi Batiwakkal tersebut mengatakan, bahwa Perlu diketahui sejak tahun 2011 memang tidak pernah mengalami kenaikan untuk harga tarif air bersih PDAM, informasi yang ia dapatkan dari kementerian, yakni Kementerian Dalam Negeri meneruskan apa namanya Permendagri nomor 21 tahun 2020 dan SK Gubernur nomor 500 tahun 2022, untuk memperbaiki harga kenaikan Air Bersih untuk level Se- Kalimantan timur.

Baca juga: Cuaca Berau Hari Ini Senin 26 September 2022, Langit Cerah Merata Sejak Pagi

“Harga tarif air bersih kita memang masih pada angka yang paling rendah untuk saat ini, sehingga acara yang pernah dilakukan oleh pihak PDAM waktu itu itu baru pada tahap konsultasi dengan kementerian dengan Gubernur dan sosialisasi kepada pembuka-pembuka masyarakat untuk menyampaikan wacana kenaikan tersebut,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, ketika ada keluhan-keluhan dari masyarakat. Mereka tidak bisa melakukan komplain atau mengeluh lagi kepada PDAM yang ada saat ini. Pasalnya Perumda yang ada ini nantinya akan menjadi UPTD atau cabang.

“Itu juga yang menjadi pertimbangan ketika kita tidak melakukan kenaikan-kenaikan, tetapi untuk saat ini dan direktur PDAM ataupun dari Dewan Pengawas sudah menyampaikan ke KPM atau saya yang juga selaku kepala daerah,” tutupnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved