Berita Samarinda Terkini

Tak Cuma Kaltim, RDTR IKN Akan Atur Semua Aspek Wilayah, Penyusunan Cepat Untuk Persiapan Urbanisasi

Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) IKN Nusantara tengah disusun dan segera mungkin diselesaikan guna persiapan mana wilayah yang akan jadi bagian IKN.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FAIROUSSANIY
Wakil Kepala Badan OIKN saat ditemui di sela kegiatannya di Kota Samarinda, Kaltim, Selasa (27/9/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FAIROUSSANIY) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Ibu Kota Nusantara kini tengah disusun dan sesegera mungkin diselesaikan guna persiapan mana wilayah yang akan jadi bagian Ibu Kota Baru tersebut.

Dalam perencanaan ini tentunya berpengaruh pada peta wilayah Kaltim dan Kabupaten/Kota lainnya.

Wakil Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Dhony Rahajoe saat ditemui, Selasa (27/9/2022) mengatakan uji publik terkait RDTR ini juga masih berjalan sesuai tahapan, pihaknya juga masih menetima masukan dari berbagai pihak agar tidak terburu-buru dalam menetapkan hal tersebut.

Dia juga mengaku bertemu Gubernur Kaltim membahas terkait RDTR IKN dan RTRW Kaltim agar keduanya sejalan.

Baca juga: Masuk Tim Transisi OIKN, Dayang Donna Faroek Ungkap Rencana Permodalan UMKM di Sekitar IKN

"Ini saya ada agenda saya bertemu silaturahmi dengan Pak Gubernur, saat ini kan RDTR hanya IKN ya, tetapi kan tidak bisa berdiri sendiri, bagaimana memadukan dengan RTRW Kaltim," tegasnya.

Menurut Dhony juga, peran Pemerintah Daerah sekitar kawasan IKN, pelaku usaha dan masyarakat juga diperlukan serta akan sangat besar, nantinya tidak hanya jadi objek, malah justru menjadi bagian dari penyokong ibu kota yang tumbuh bersama.

"Kami ingin semua pihak juga turut ikut partisipasi, IKN tentu bisa bersama-sama yang lain agar bisa menentukan guna pembangunan ini," sebut Dhony.

Menyinggung nanti akan ada aturan turunan untuk pendukung dalam jalannya RDTR yang dikeluarkan Badan OIKN, Dhony merasa Perpres Nomor 63 Tahun 2022 tantang Perincian Rencana Induk Ibu Kota Nusantara dan Perpres Nomor 64 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Ibu Kota Nusantara Tahun 2022-2024 cukup untuk menjadi payung hukum dalam penyempurnaan keberlangsungan pembangunan IKN.

Baca juga: Polda Kaltim Sikat Pertambangan Batu Bara Ilegal di Sekitar KIPP IKN Nusantara

IKN juga menjadi bagian luas jika membahas terkait RDTR karena nanti akan menjadi pioneer ekonomi Indonesia, tak hanya Kaltim saja namun Provinsi lain sekitar serta kota-kota besar di tanah Kalimantan secara global.

"Itu renduknya (rencana induk) cukup, tinggal kerjasama dengan Pemerintahan sekitar, baik Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dan kita juga tidak bisa berfikir egois hanya Kaltim, dengan kota-kota besar di Kalimantan, tetangga terdekat di Sulawesi misalnya harus ada juga (terkait RDTR), secara keseluruhan Indonesia juga harus dapat gaung IKN sebagai epicentrum ekonomi, agar ke depan semua merasakan," beber Dhony.

Bertanya kendala dalam penyusunan RDTR sendiri, Dhony mengakui bahwa dukungan banyak mengalir dari seluruh pihak termasuk Universitas, itikad, niat, visi dan teknis semuanya bisa didudukkan dengan benar.

Baca juga: Investor Siap-Siap, Aturan Usaha di IKN Nusantara Segera Rampung, Banyak Insentif

Terpenting, menurutnya bagaimana OIKN bisa menyusun RDTR dalam skala pendek dan tidak sampai tersalip dengan adanya urbanisasi yang rencananya akan dimulai secara bertahap.

"Sebetulnya itu kan teknis semua, sinkronisasi dan sebagainya, ada tiga, pertama waktu, kedua waktu dan ketiga waktu, itu tantangan terbesar," tukasnya.

"Pertama nantinya ASN TNI-Polri ada puluhan ribu (ke IKN), babak kedua ini yang lebih besar, masyarakat umum yang tertarik bermukim di IKN, itu yang mesti dipersiapkan, bagaimana policy-policynya jangan sampai jadi daerah yang tidak terkendali pertumbuhannya. Karena ada demand, supply, nah ini (supply) harus terencana," sambung Dhony Rahajoe. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved