Berita Balikpapan Terkini

Riris, Influencer Asal Balikpapan Suka Motif Batik dari Sang Nenek

Warisan Budaya Batik semakin lama memang semakin dikemas dengan cara kekinian, Setuju dengan hal tersebut, salah satu influencer Balikpapan.

Penulis: Ardiana | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Riris Mahardhika. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Warisan Budaya Batik semakin lama memang semakin dikemas dengan cara kekinian.

Setuju dengan hal tersebut, salah satu influencer Balikpapan, Riris mengaku suka dengan motif batik.

"Batik ini semakin kesini, semakin beragam. Makin modern, kekinian warna-warnanya dan motifnya,"ucapnya.

Menurutnya, saat ini batik yang dianggap kuno dan tradisional sudah semakin dikemas dengan modern oleh beberapa designer di Indonesia.

Baca juga: Suami Aniaya Istri di Balikpapan Diperkenankan Rawat Jalan, Polisi Tetapkan Sebagai Tersangka

Sehingga dengan motifnya yang beragam dan bervariatif, motif batik kini sangat digandrungi anak muda.

Motif batik sekarang cocok dipakai anak muda. Dulu emang batik itu kayak orang tua banget, tapi sekarang lebih beragam, bervariatif. Apalagi warna-warnanya udah kekinian. Dan desain baju nya emang disesuaikan sama model model anak anak muda,"terangnya.

Apalagi model-model pakaian yang modern dipadukan dengan motif batik, menambah daya tarik anak-anak muda zaman sekarang.

Tak jarang Riris menggunakan pakaian dengan motif batik di acara formal. Ataupun menggunakan pakaian sehari-hari dengan unsur batik meski hanya sedikit.

Baca juga: Peringati Hari Jantung Sedunia, Perki Balikpapan Gelar Senam Jantung Sehat

"Aku pake batik biasanya pas dia acara yang harus pake batik. Kayak acara formal. Atau gak di daily ware yang memang ada bahannya unsur batiknya. Tapi gak full batik,"terangnya.

Ia mengaku, sangat suka dengan hal-hal tradisional dan klasik terutama batik karena diperkenalkan oleh sang nenek yang seorang pecanting.

"Yang kenalin batik nenekku. Dia suka ngecanting dulu. Dulu kecilnya bisa, diajarin bliau. Makanya kalau gambar batik, bisa. Karena nenekku emang pecanting,"ujarnya.

Yang ia tau, batik merupakan warisan budaya yang harus dijaga. Sehingga sebuah kain batik yang mahal harganya pun memiliki kisah klasik disetiap ukirannya.

Baca juga: Blue Sky Hotel Balikpapan akan Buka Restoran Khas Jepang

Sebagai orang yang gemar mengoleksi puluhan batik sekaligus menyewakannya, Riris mengaku sangat berhati-hati dalam merawat warisan budaya tersebut.

Saat mencucinya, ia bahkan memiliki sabun khusus agar tetap menjaga motifnya. Apalagi untuk kain batik yang punya harga tinggi.

"Treatment nyucinya, sebenarnya ada caranya. Cuman kalau aku, aku punya sabun khusus baju batik. Terus kalau jemur, harus dibalik. Terus gak boleh terlalu lama kena matahari. Itu khusus batik yang mahal,"pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved