Berita Nasional Terkini

Pura-pura Jadi Pengusaha Udang Kering, Dua Warga Tarakan Sempat Tipu Warga Ditangkap

Dua pelaku kasus kriminal yakni BG dan RM akhirnya ditangkap Unit Jatanras Reskrim Polres Tarakan, setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNNEWS
Ilustrasi- Dua pelaku kasus kriminal yakni BG dan RM akhirnya ditangkap Unit Jatanras Reskrim Polres Tarakan, setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) 

TRIBUNKALTIM.CO- Dua pelaku kasus kriminal yakni BG dan RM akhirnya ditangkap Unit Jatanras Reskrim Polres Tarakan, setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) 

Keduanya juga masih berkaitan dengan aksi pengejaran yang dilakukan oleh personel Jatanras Polres Tarakan pada Selasa (27/9/2022) lalu, karena pelaku kembali hendak kabur dan saat akan dilumpuhkan dengan timah panas.

Namun peluru yang ditembakkan ke arah pelaku DPO, mengenai salah seorang warga di sana.

Akhirnya dua orang pelaku tersebut berhasil diamankan. Penangkapan keduanya yang merupakan DPO ini juga berhasil dilakukan atas kerja sama Unit Reskrim Polres Tarakan dibantu Jatanras Direktorat Kriminal Umum Polda Kaltara dan Polres Berau Kaltim.

Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia didampingi Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi mengungkapkan, kasus keduanya terungkap bermula dua laporan masuk ke pihaknya di tanggal dan waktu berbeda.

Baca juga: Tiga Warga Sulbar Ditangkap Kasus Sabu di Nunukan, Dijanjikan Upah Rp50 Juta

Baca juga: Ketahuan Miliki Sabu, Seorang Buruh Panen di Kecamatan Telen Kutim Ditangkap Polisi

Baca juga: Jual Bayi Rp 15 Juta, Seorang Tiktokers di Bogor Ditangkap, Terungkap Juga Tampung Ibu Hamil

Keduanya, RM dan BG dilaporkan terlibat penipuan dan penganiayaan.

Untuk kasus pertama dikatakan Kapolres Tarakan, RM dan BG dilaporkan melakukan dugaan penipuan pada Senin (18/7/2022).

Kemudian kasus kedua, dugaan penganiayaan pada Jumat (23/9/2022) lalu.

Dikatakan Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia, dua kasus tersebut berkaitan dengan tindak pidana sesuai informasi dan hasil penyelidikan terhadap dua orang pelaku sebagai terlapor merupakan orang yang meresahkan.

“Saat ini dasarnya baru ada dua LP. Untuk LP pertama pelapor bernama Sulaiman, melaporkan adanya penipuan. Berkaitan dengan penipuan, saudara H alias BG dan MR melakukan penipuan, dimana mereka akan menjual udang kering kepada Sulaiman dan ternyata setelah diberikan panjar Rp 3 juta, udang tidak ada dan uang dilarikan BG dan RM,” ungkap Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia dalam rilis persnya, Selasa (4/10/2022).

Ia melanjutkan, kronologisnya pada Senin (18/7/2022) sekitar pukul 17.00 WITA dan pelapor membuat laporan ke Polres Tarakan pada 27 September 2022.

Pelaku mendatangi korban bernama Sulaiman di RT 21 Kelurahan Selumit Pantai pada pukul 17.00 WITA dan menawarkan udang kering.

Pelaku saat itu membawa sampel udang kering untuk mengelabui korbannya agar dianggap sebagai pengusaha penjual udang kering.

Lalu korban menyuruh rekannya melihat kondisi udang kering yang hendak dijual tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun kaltara
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved