Berita Samarinda Terkini

Rakerwil Pemuda Pancasila Bahas Kader Jadi Naker di IKN, Segera Buka Warung Pancasila se-Kaltim

Kita berusaha memenuhi kebutuhan tenaga kerja di IKN. Tentu dibarengi dengan kompetensi anggota Pemuda Pancasila.

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Sumarsono
HO
Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kalimantan Timur merekomendasikan keinginan anggota, untuk menjadikan PP sebagai organisasi modern. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kalimantan Timur merekomendasikan keinginan anggota, untuk menjadikan PP sebagai organisasi modern.

Salah satu implementasinya adalah sistim keanggotaan berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan terakses secara global, juga kehadiran website organisasi yang memudahkan interaksi dan komunikasi dengan masyarakat.

Gagasan organisasi modern itu disampaikan Ketua 1 MPW PP Kaltim Agus Suwandy dan Sekretaris Awang Yacoub Luthman, dalam Rakerwil yang berlangsung di Hotel Mesra, 22-23 Oktober 2022.

Perkembangan teknologi yang sudah semakin pesat dan hadirnya Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur, memberikan konsekuensi pada organisasi pemuda pancasila mengikuti perkembangan zaman.

Baca juga: Japto Minta Said Amin Jadi Penggantinya, Jabat Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila setelah IKN Pindah

"Alhamdullilah untuk KTA (Kartu Tanda Anggota-red) Pemuda Pancasila sudah berbasis NIK. Penomoran juga tunggal yang dikeluarkan otoritas majelis pimpinan nasional di Jakarta," ujar AYL, sebutan Awang Yacoub Luthman di Rakerwil.

Sementara, mengenai website, MPW PP Kaltim sudah meluncurkan situs dengan domain pemudapancasilakaltim.id.

Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kalimantan Timur di Hotel Mesra Samarinda, 22-23 Oktober 2022.
Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Kalimantan Timur di Hotel Mesra Samarinda, 22-23 Oktober 2022. (HO)

"Ini gagasan yang diinginkan ketua kita, Pak Said Amin. Dan tentunya mendapat respon dari seluruh pengurus," ujar Agus Suwandy yang pada acara Rakerwil memegang tanggungjawab sebagai SC (Steering Committe).

Rakerwil berhasil mengakomodasi setidaknya 18 isu internal dari masing-masing bidang dan organisasi organik Pemuda Pancasila seperti Koti Mahatidana, Srikandi, Badan Pengusaha, Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum, Sapma dan FPOP.

Isu internal tersebut kemudian diolah untuk dijalankan menjadi program kerja organisasi pada sisa masa kepengurusan hingga tahun 2027.

Baca juga: Muswil ke-8 MPW Pemuda Pancasila Kaltim Digelar 25-27 Februari, Masih PPKM Level 3 Peserta Dibatasi

Sedangkan isu eksternal, terkait dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara dan Pemilu 2024.

MPW Pemuda Pancasila Kaltim sebagaimana amanat dalam Muswil PP Kaltim pada Februari 2022, akan mendirikan Sekretariat di kawasan IKN.

Namun pada masa saat ini, MPW PP Kaltim mengusahakan semaksimal mungkin keterlibatan anggota dan kader-kader Pemuda Pancasila sebagai tenaga kerja dalam pembangunan IKN di semua level.

"Kita berusaha memenuhi kebutuhan tenaga kerja di IKN. Tentu dibarengi dengan kompetensi anggota Pemuda Pancasila," kata AYL.

Rakerwil dihadiri Ketua MPW PP Kaltim HM Said Amin dan pengurus MPN (Majelis Pimpinan Nasional) Gunung R Hutapea dan Yenni R Sundari (Bidang Organisasi dan Keanggotaan) serta dari P2W (Pembinaan dan Pemberdayaan Wilayah) Kalimantan; M Hamdi Ohorella dan Ikrar Sejati Akbar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved