Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Wagub Kaltim Minta ASN Netral di Pemilu 2024, Bisa Ikut Dipilih Asal Pensiun Dini

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. berpesan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas dalan Pemilu 2024 mendatang

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi saat memberi sambutan di agendanya pada Selasa (8/11/2022).TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. berpesan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas dalan Pemilu 2024 mendatang.

Dia ingin semua ASN tidak terjun langaung dalam politik praktis dan jadi bagian dari partai politik.

"Saya minta ASN jangan sampai ikut berpolitik dan jaga netralitas selaku ASN," tegas Wagub Hadi Mulyadi.

Sikap netral ASN itu perlu terus dijaga sebagai bagian merawat iklim keamanan yang kondusif dalam mendukung pembangunan daerah.

Apalagi, kondisi perpolitikan diprediksi akan ramai dan panas pada 2024 mendatang.

Baca juga: Netralitas ASN, Salah Satu Praktik Pelanggaran Pemilu Jadi Atensi Bawaslu PPU

Baca juga: Sekretariat DPRD Kaltim Ikuti Sosialisasi Netralitas ASN

Kaltim telah dipilih menjadi ibu kota negara baru, kondusifitas daerah tentu perlu dijaga.

"Sekali lagi, para ASN jaga netralitasnya, kita tidak ingin Kaltim yang kondusif ini menjadi terganggu," pesan Wagub Kaltim.

Larangan ASN berpolitik juga sudah diatur dalam undang-undang dengan tujuan menjaga netralitas ASN.

Pilpres, pilkada dan pileg digelar secara serentak nantinya di 2024 mendatang, euforia politik sudah akan dimulai tahun depan di 2023.

Untuk itu, Hadi Mulyadi ingin ASN tidak masuk dalam kegiatan politik praktis.

"Kalau punya dukungan dan berbeda pilihan itu sah-sah saja sesuai hati kita, cuman jangan sampai terjun berpolitik praktis," pungkasnya.

Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kaltim, Deni Sutrisno, bahwa ASN memiliki hak pilih dalam pemilu.

Tetapi, ASN dilarang ikut berpolitik maupun terlibat aktif mendukung pasangan calon peserta pemilu.

"Hak politik ASN itu hanya di bilik suara,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kaltim, Sufian Agus juga turut menanggapi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved