Senin, 18 Mei 2026

Berita Berau Terkini

14 Kampung di Berau Harus Terpenuhi Standar Sehat, Bupati Sri Juniarsih Minta Kerjasamanya

Perlu didata apa saja kekurangan yang ada pada setiap kampung, dan data tersebut diusulkan pada Dinkes Berau.

Tayang:
Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Koordinasi Berau Sehat bersama Bupati Berau Sri Juniarsih, menyatakan kesehatan merupakan hal yang paling penting bagi masyarakat di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, BERAU - Bupati Berau, Sri Juniarsih meminta kepada Forum Berau Sehat untuk meningkatkan kerjasama yang baik agar 14 kampung bisa memenuhi standar kampung sehat.

Sehingga, tahun depan Kabupaten Berau mampu meraih predikat Swasti Saba Wiwerda.

Perlu didata apa saja kekurangan yang ada pada setiap kampung, dan data tersebut diusulkan pada Dinkes Berau.

"Untuk menciptakan masyarakat Berau yang hidup sehat dan bersih," ucapnya.

Baca juga: Pemkab Berau Targetkan Warganya Tidak Lagi Buang Air Besar Sembarangan

Bupati perempuan pertama di Berau itu juga mengimbau untuk dapat mengaktifkan kembali kelembagaan Berau Sehat, Tim Pembina Berau Sehat, Pokja Sehat, dan FKKS untuk menjalankan peran perwujudan Berau sehat. 

Masih Ada Pencemaran Lingkungan

Daerah Berau masih berkomitmen tinggi dalam peningkatan kesehatan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Dengan mengalokasikan anggaran besar menuju kabupaten sehat.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih dalam pertemuan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) guna penguatan penyelenggaraan Berau sehat.

Ia mengatakan, tercapainya indikator tatanan kabupaten sehat merupakan inti dari penyelenggaran penilaian.

Salah satu penilaiannya yakni kampung Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.

Baca juga: Bupati Berau Sri Juniarsih Sidak Perusahaan yang Menambang Dekat Bibir Jalan dan Hutan Kota Berau

Mengingat Kabupaten Berau yang masih belum memenuhi capaian target kampung ODF.

Pasalnya masih ditemukan beberapa kampung yang saluran pembuangannya langsung dibuang ke sungai dan menyebabkan pencemaran lingkungan.

"Sudah menjadi perhatian kami untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Berau," ucapnya kepada TribunKaltim.co, Rabu (9/11/2022).

Hal itulah yang akan menjadi bahan pertimbangan pada 2023 mendatang, agar segera menindaklanjutinya dengan cara merinci perencaanan menuju target Kabupaten Sehat dapat direalisasikan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved