Berita Samarinda Terkini

Bincang PMKRI Samarinda, Lahan Pertanian Berkurang hingga Tambang Ilegal di Kaltim

PMKRI mencoba mengulik lebih dalam terkait sulitnya pemberantasan tambang ilegal, khususnya Kota Samarinda.

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Samarinda menggelar Seminar Nasional membahas terkait bahasan pertambangan ilegal. Seminar sendiri digelar di Kota Samarinda tepatnya Aula Kecamatan Samarinda Ilir, Jalan Marsda A. Saleh, Sabtu (19/11/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Samarinda menggelar Seminar Nasional membahas terkait bahasan pertambangan ilegal.

Seminar sendiri digelar di Aula Kecamatan Samarinda Ilir, Jalan Marsda A. Saleh, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Sabtu (19/11/2022).

Ketua Presidium PMKRI Cabang Samarinda, Yohanes menjelaskan beberapa narasumber diundang yaitu:

- Guru Besar Ilmu Pertanian Universitas Mulawarman Prof. Bernatal Saragih;

Baca juga: KPK Soroti Mafia Tambang di Kaltim, Telusuri Ismail Bolong dan Dugaan Setoran Bisnis Batu Bara

- Direktur Eksekutif Indonesia Mining Association (IMA), Djoko Widajatno hadir via zoom.

- Jurnalis Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani;

- dan Perwakilan Dinas ESDM Kaltim.

Kapolda Kaltim yang rencananya hadir, tidak terlihat dan batal mengikuti seminar nasional ini.

Dalam bahasannya, PMKRI mencoba mengulik lebih dalam terkait sulitnya pemberantasan tambang ilegal, khususnya Kota Samarinda dan secara luas Kalimantan Timur

Termasuk problem dan menjamurnya aktivitas tidak berizin ini di Kalimantan Timur.

"Lahir inisiatif PMKRI cabang Samarinda, karena memang akhir-akhir ini, sedang marak sekali aktivitas tambang ilegal ini," sebut pria yang akrab disapa Anes ini.

Baca juga: Abraham Samad Sebut KPK Bisa Inisiatif Bongkar Kasus Tambang Ilegal Ismail Bolong

Tujuan PMKRI cabang Samarinda sendiri pertama memberikan kesadaran pada masyarakat persoalan tambang ilegal yang terbilang kompleks.

Bukan pemerintah saja dan perusahaan persoalannya, tapi masyarakat itu sendiri juga harus memahami dan diberi pemahaman terkait dampak buruk tambang ilegal.

Seminar dan diskusi ini juga tujuannya menekan pemerintah agar punya upaya tindakan tegas aktivitas ilegal tambang yang marak di Kalimantan Timur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved